Tue. Feb 25th, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Pengucuran Dana Desa dan ADD Tahun 2018 Akan Dibagikan Tiga Tahap

Karyamerdeka com, Purworejo – Untuk menyelesaikan pekerjaan pembangunan dengan menggunakan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) di banyak desa sering terlambat, mestinya DD/ADD tahun 2017 harus selesai pada akhir Desember 2017, namun realitanya, banyak desa yang hingga bulan Maret 2018 masih banyak yang belum dapat menyelesaikan program nya.

Seperti di desa Pelutan, Kecamatan Gebang ,Purworejo, Jateng, hingga 9/3/2018 masih ada program pembangunan jalan rabat beton sepanjang 800 meter, lebar 2 meter yang belum selesai dibangun dan kini kondisinya baru mencapai 80%.

Kades Pelutan Siti Rokhayah menjelaskan DD tahap 2 tahun 2017 baru cair pada bulan Nopember 2017.

Jalan rabat beton yang dibangun membutuhkan urugan kata kades, sedangkan untuk mengangkut tanah urug sampai lokasi medan nya cukup berat.

Untuk mengangkut tanah urugan dilaksanakan dengan cara gotong royong warga, ” saat dibangun banyak warga yang minta agar lebar jalan lebih dari dua meter ,pasalnya agar tidak repot bila ada sepeda motor yang berpapasan ujarnya.

Akhirnya program pembangunan jalan rabat beton yang rencana awalnya 2 meter sekarang ada yang lebarnya menjadi 2,5 meter bahkan ditempat tikungan bisa mencapai 3 meter, Untung nya kata kades ada warga yang mengijinkan tanah pekaranganya digali untuk dijadikan tanah urug, ungkapnya.

Keterlambatan cairnya DD/ADD berimbas pada penyelesaian pembangunan tidak sesuai dengan rencana.

Maka untuk mengantisipasi keterlambatan tersebut agar pencairan DD/ADD pada masa berikutnya tidak terkendala, kini diatur, untuk mengusulkan DD/ADD tahun 2018 dibutuhkan laporan realisasi tahun 2017 dan APBDes 2018,” tidak harus menunggu SPJ lengkap imbuhnya.

Meskipun demikian tahap ke 1 DD tahun 2018 hingga bulan Maret belum cair,sedang DD/ADD nya dicairkan dalam tiga tahap,yaitu tahap 1 sebanyak 20%, tahap ke2 40% dan tahap ke 3 40%, jika tahap ke 1 saja hingga bulan Maret belum cair, kapan tahap- tahap berikutnya dapat dicairkan? jelas kades menandaskan.

Dengan lambatnya pencairan DD/ADD membuat proses pembangunan nya juga akan terlambat ujar Siti.(A/Kun)