Mon. Jul 6th, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Diskusi Menyoal Praktik Korupsi di Tangsel Digelar Bidang PTKK HMI Cabang Ciputat

Foto: HMI cabang Ciputat di bawah tanggung jawab bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan dan Kepemudaan (PTKK) menggelar diskusi di Sekretariat HMI Cabang Ciputat, Sabtu, (31/3).

TANGSEL, RMNews.com -Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Ciputat di bawah tanggung jawab bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan dan Kepemudaan (PTKK) menggelar diskusi yang
bertemakan “Mengungkap Modus Vivendi dan Praktik Korupsi di Tangerang Selatan Seri I “Silpa Tangsel dari Tahun Ke Tahun”. Acara Diskusi ini diselenggarakan di Sekretariat HMI Cabang Ciputat, Sabtu (31/3/2018).

Dalam diskusi yang dinisiasi oleh Bidang PTKP HMI Cabang Ciputat tersebut, hadir sebagai Pembicara Ir. Kemal M.S. yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Tangerang Selatan dan juga dihadiri oleh puluhan kader HMI Cabang Ciputat yang ikut memenuhi forum diskusi.

Dalam keterangannya, Kemal mengungkapkan rasa kebanggaan bisa bertemu dalam momen diskusi bersama para kader HMI Ciputat dalam membahas terkait Isu Korupsi di Tangsel.

“Saya bangga bisa berdiskusi dengan teman teman HMI perihal Korupsi ini, banyak permasalahan-permasalahan yang harus kita benahi di tangsel dan kita carikan solusinya, “ungkap kemal

Kemudian lanjut Kemal menambahkan, mengenai persoalan maraknya kasus praktik korupsi di Kota Tangsel, dan juga dengan adanya ketidakjelasan pelaporan sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa)  akhir keuangan.

“Misalkan terkait silpa tangsel yang dari 2013 sampai 2017 terakhir kemarin banyak permasalahan. Pertama terkait angka silpa yang stagnansi yang mencapai angka 500 M. Ke dua terkait penempatan uang silpa hanya di Bank BJB tangsel saja, ini saya kira persoalan serius mengingat uang sebesar itu tidak tahu kita larinya kemana, paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Bidang PTKK HMI Cabang Ciputat A. Imam Santoso mengungkapkan,  dengan diadakannya diskusi yang menyoal korupsi ini sengaja digelar untuk memberikan wawasan mengenai korupsi kepada para kader HMI.

Korupsi itu persoalan serius, jadi korupsi harus kita tangani dan kita carikan jalan keluar untuk sama sama memberantasnya. “Tujuan kita mengadakan diskusi ini untuk memberikan wawasan secara mendetail kepada seluruh kader HmI terkait korupsi, “tutur Kemal.

Imam juga menambahkan, perlu adanya kontrol terhadap isu nasional maupun lokal, serta dibarengi dengan memberikan solusi dalam penyelesaian masalahnya.

“Kita semua harus punya komitmen integritas serta wawasan luas dan soal soal isu nasional maupun lokal sehingga kita bisa memberikan solusi cerdas. Siapa yang tau masalahnya dia lah yang tau solusinya, ” tandasnya. (awd)