PT Taspen Cabang Ternate Gelontorkan 9 M Untuk Dana Jaminan Klaim JKK dan JKM

Foto: Kepala Cabang PT Taspen Ternate, Fuji Widya Rachmadi saat memberikan keterangan kepada RakyatMerdekaNews.com di ruang kerjanya, (12/3).

RakyatMerdekaNews.com,Ternate – PT Taspen kantor cabang Ternate pada tahun 2018 telah menggelontorkan 9 milyar lebih untuk membayar Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan jaminan kematian(JKM) kepada anggota ASN yang yang telah meninggal dunia .Hal ini dikatakan oleh Kepala kantor cabang Ternate,Fuji Widya Rachmadi saat di temui RakyatMerdekaNews.com di ruang kerjanya.(12/03/19)
Kepala kantor cabang Ternate,Fuji Widya Rachmadi mengatakan bahwa pihaknya mempunyai 4 program kerja yaitu Pengelolaan Jaminan Hari Tua (JHT),Jaminan Pensiun,Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan jaminan kematian untuk para peserta Aparatur Sipil Negara (ASN).
” Peserta ASN ini terbagi dua yaitu ASN vertikal (red -terpusatl meliputi kementerian dan ASN Daerah Otonom atau Pemda.Untuk di wilayah Ternate atau Maluku Utarai ada 11 pemda yakni 1 Pemda Provinsi,2 Pemda Kota dan 8 pemda Kabupaten dan 2 KPPN,” paparnya.
Ia menjelaskan bahwa program kerja PT Taspen yang di jalankan itu banyak diantaranya yaitu yang pertama adalah pendekatan untuk sosialisasi bagaimana mereka tahu tentang hak dan kewajiban para peserta itu sendiri.
” Kedua adalah proses klaimnya seperti apa,karena kami (red – Taspen) mempunyai inovasi yaitu salahsatunya cara proses pembayarannya satu jam saja bagi peserta yang sudah melengkapi berkasnya akan di proses selama satu jam dan uangnya akan di terima pada hari itu juga,” jelas Fuji.
Fuji menerangkan bahwa kalau untuk transfer ,pihaknya hanya membutuhkan 2 hari jam kerja dan kami arahkan untuk itu ,karena uang yang di dapat baik dari uang jaminan maupun pensiun nominalnya yang mungkin cukup besar sehingga tidak kerepotan dan lebih aman bagi para pensiun dan ahli waris dengan cara di transfer. Apalagi jarak wilayah Maluku Utara ini harus melalui lautan dan udara.
“Dan untuk mendapatkan hak dan kewajiban atas pensiun maupun jaminan klaim para ASN,maka Pemda sendiri mempunyai kewajiban untuk membayar iuran berupa IWP (Iuran Wajib Peserta) yang dibayarkan wajib oleh ASN untuk Iuran Jaminan Hari Tua (JHT) dan Pensiun,”terangnya.
Dia menambahkan bahwa pembayaran IWP tersebut sebesar 3,25% dari gaji pokok dan tunjangan keluarga.yang di potong langsung dari gaji ASN tersebut.
“Sedangkan untuk Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) itu dibayarkan oleh masing – masing instansi yaitu Pemda yang jumlahnya 0,24 % untuk JKK dan 0,72% untuk JKM,” tutup Fuji. (Arief)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *