Dana Hibah Muratara 3,5 Miliar Lebih Belum Dipertanggung Jawabkan?

Muratara, RMNews.com – Sebesar 3,5 Miliar Belanja Hibah yang dianggarkan oleh Pemerintah Kabupaten Musirawas Utara belum dipertanggung jawabkan oleh penerima hibah. Senin (01/04).

Diketahui Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara pada TA 2017 telah menganggarkan Belanja Hibah sebesar Rp11.786.240.000,00 dengan realisasi sebesar Rp11.118.326.000,00 atau 94,33% dari anggaran.

Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara dalam merealisasikan bantuan hibah berpedoman pada Peraturan Bupati Musi Rawas Utara Nomor 17 Tahun 2015 tentang Tata Cara Penganggaran, Pelaksanaan dan Penatausahaan, Pertanggungjawaban dan Pelaporan serta Monitoring dan Evaluasi Hibah dan Bantuan Sosial. Penerima hibah untuk TA 2017 seluruhnya telah ditetapkan dalam Keputusan Bupati Musi Rawas Utara dengan perubahan terakhir Nomor 393/KPTS/BKD/MRU/2017 tentang Alokasi Dana Hibah kepada Pemerintah, Masyarakat, Organisasi Kemasyarakatan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan BPK secara uji petik terhadap dokumen pertanggungjawaban dana hibah menyebutkan Hibah belum dipertanggungjawabkan sebesar Rp3.581.622.000,00.

Prosedur pengelolaan dana hibah pada pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara diawali dari penerima hibah mengajukan proposal permohonan bantuan hibah kepada Bupati Musi Rawas Utara melalui OPD terkait untuk dievaluasi usulan proposal sesuai tugas pokok dan fungsinya. Beberapa OPD terkait diantaranya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Rawas Utara untuk urusan pendidikan, Dinas Kesehatan Musi Rawas Utara untuk urusan kesehatan, Sekretariat Daerah Musi Rawas Utara c.q. Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Musi Rawas Utara untuk urusan keagamaan, dan lain lain. Hasil evaluasi proposal dari OPD terkait dan TAPD untuk diusulkan dalam penganggaran bantuan hibah Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara.

Penerima hibah mencairkan dana hibah yang diterima harus menandatangani NPHD sebagai perjanjian penggunaan dana hibah antara penerima hibah dengan Bupati Musi Rawas Utara. Penerima bantuan hibah setelah merealisasikan dana hibah yang diterima harus mempertanggungjawabkan penggunaan dana hibah tersebut dengan menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada Bupati Musi Rawas Utara c.q. BKD. Dana hibah yang disalurkan oleh Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara pada TA 2017 diketahui sampai dengan pemeriksaan berakhir tanggal 2 Mei 2018, terdapat 147 penerima hibah yang belum menyampaikan laporan pertanggungjawaban dana hibah sebesar Rp3.581.622.000,00.

Adapun penerima hibah yang hingga kini diketahui berdasarkan LHP BPK yakni sebagai berikut :

1. Sekolah : 45 Penerima, Nilai : Rp.1.026.372.000.00.
2. Tempat Ibadah dan Organisasi : 41 Penerima, Nilai : Rp.2.336.250.000.00.
3. Paud dan TK : 61 Penerima, Nilai Rp.219.000.000.

Permasalahan di atas mengakibatkan realisasi belanja hibah sebesar Rp3.581.622.000,00 belum dapat dinilai akuntabilitas penggunaannya.

Hingga berita ini ditayangkan, Kepala BKD Kabupaten Musirawas Utara belum dapat ditemui dan dihubungi untuk meminta tanggapan nya atas permasalahan ini. (Putra Sihombing)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *