Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan Mayat Dalam Karung, Gelar Nusantara Apresiasi Kinerja Polres Pandeglang

Pandeglang – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) polres Pandeglang telah berhasil mengungkap serta mengamankan dua pelaku yang di duga telah ikut serta dalam pembunuhan, AH (46) warga Cihara Kabupaten Lebak dan SGP (50) warga Kuningan Jawa Barat, Ahmad Syafaat selaku Ketua Gelar Nusantara Kabupaten Pandeglang sangat mengapresiasi penuh kinerja jajaran Polres Pandeglang dalam mengungkap kasus ini sebagai bentuk prestasi yang luar biasa dan membanggakan Ungkapnya kepada redaksi, Senin (15/04/19).

Ahmad Syafaat selaku Ketua Gelar Nusantara Pandeglang menuturkan sangat apresiasi kinerja jajaran Polres Pandeglang dalam mengungkap kasus pembunuhan mayat dalam karung ini sebagai bentuk prestasi kinerja yang membanggakan dan sangat luar biasa dalam memberikan keamanan dan menyelesaikan segala keresahan yang terjadi di masyarakat.

“Kami sangat apresiasi penuh terhadap kinerja jajaran Polres Pandeglang karena hal ini sebagai prestasi yang membanggakan dan luar biasa dalam memberikan keamanan di masyarakat, katanya.

Dirinya juga mengatakan langkah kongkrit ini selain sebagai prestasi membanggakan hal ini juga sebagai bentuk tauladan dan menambah kepercayaan masyarakat bahwa peran Polisi Republik Indonesia (POLRI) sangat besar dan berpengaruh dalam mengayomi masyarakat.

“Hal ini sebagai tauladan dan menambah kepercayaan masyarakat bahwa peran pihak kepolisiaan sangat besar dalam mengayomi masyarakat dan menjaga keamanan negara, tutupnya.

Kepala Kepolisian Resort Pandeglang AKBP Indra Lutrianto Amstono Mengatakan terdapat dua pelaku yang berhasil diamankan petugas dalam kasus penemuan mayat dalam karung yang membuat geger masyarakat Pandeglang, keduanya berprofesi sebagai anak buah kapal atau ABK.

“Dua pelaku berhasil kita tangkap dalam kasus pembunuhan yang mayatnya dibungkus dalam karung” kata Indra saat menggelar ekspose di Mapolres Pandeglang, Minggu 14 April 2019.

Menurutnya, kedua pelaku ini membuang mayat dengan menggunakan kapal speed boat. Pelaku menaikan mayat ke atas speed boat didaerah Anyer Cilegon, namun saat dibuang berada di wilayah perairan hukum polres Pandeglang.

“Lokasi pembunuhannya masih kita dalami, kedua orang itu memang tidak melihat ketika eksekusi pembunuhan. Kalau dibuangnya tengah malam. Dari hemat kami, ini pembunuhan berencana, tandasnya. (Rob)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *