Kesbangpol DKI Gelar Rakor Sinergitas Pemantauan TKA Angkatan I

JAKARTA, rakyatmerdekanews.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemprov DKI Jakarta menggelar Rapat Koordinasi Sinegritas Pemantauan Orang Asing, Ormas Asing dan Tenaga Kerja Asing (TKA) Angkatan I Tahun 2019 di Hotel The Acacia, Jakarta Pusat, Senin (15/4/2019).

Rakor yang dibuka langsung oleh Entis Sutisna, S. selaku Plt Kepala Bidang Kewaspadaan Kesbangpol Pemprov DKI ini bertujuan untuk memberikan suasana kota yang nyaman, aman dan ramah bagi orang asing yang berkunjung dan beraktivitas di Jakarta.

Entis Sutisna menyampaikan, Indonesia mengeluarkan kebijakan nasional terhadap beberapa negara bebas visa kunjungan ke Indonesia dan itu berarti mendorong minat orang asing untuk datang ke Indonesia. Dan, Jakarta sebagai barometer Indonesia, adalah destinasi yang paling disukai oleh orang asing.

“Meski demikian, kita harus mewaspadai adanya tujuan-tujuan yang memungkinan besar akan berdampak kepada kerawanan sosial masyarakat,” katanya.

Sedangkan, narasumber pada acara tersebut Alfian Kasi Pemantauan Orang Asing Direktorat Kewaspadaan Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia bersama Hananto Kasi Pengawasan Orang Asing Departemen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM RI mengatakan, pengawasan orang asing merupakan tanggungjawab bersama Imigrasi, Kesbangpol, Disnaker dan Kepolisian yang tergabung dalam Tim Pora.

“Ini dalam rangka menjaga kedaulatan dan stabilitas negara,” ucapnya.

Saat ini, Departemen Imigrasi juga melakukan pengawasan terhadap orang asing, mulai aktivitas yang harus diwaspadai, jurnalis asing, peneliti asing, rohanian asing, diplomat luar negeri yang ada di daerah, dan para voluntir. “Ini tugas kita bersama,” ungkapnya.

Selain itu, dirinya juga mengimbau agar Kesbangpol daerah dapat berkoordinasi dengan lembaga lainnya dalam upaya pengendalian orang asing dan sindikat internasional.

“Meningkatkan kewaspadaan, salah satu tugas kesbangpol disini, dan memperkuat keamanan untuk menciptakan stabilitas nasional,” jelasnya.

Sementara Ketua panitia Rakor, Hj. Azliani menambahkan, terkait acara ini, Badan Kesbangpol Pemprov DKI dipandang perlu melakukan pemantauan secara terarah, terkoordinasi dan berkesinambungan.

“Hal itu tentunya dalam pemantauan orang asing, tenaga kerja asing dan lembaga asing yang merupakan tugas dan tanggungjawab pemerintah daerah,” tegasnya.

Sosialisasi pengawasan orang asing itu merupakan upaya awal untuk mengetahui secara dini keberadaannya dalam rangka perlindungan terhadap orang asing, tenaga kerja asing dan lembaga asing.

Maka dari itu, menurutnya, keberadaan tenaga kerja asing di Indonesia, khususnya di Pemprov DKI Jakarta diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan perkembangan perekonomian nasional. Sehingga keberadaannya sesuai dengan tujuannya, untuk menjamin keamanan serta memberikan perlindungan tenaga kerja asing di daerah.

Dengan begitu, orang asing yang masuk ke suatu negara atau daerah memerlukan pelayanan dan pengawasan yang prima guna mendapatkan manfaat positif untuk kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.

“Kami juga berharap, perusahaan yang mempekerjakan orang asing mampu bekerjasama dengan pemerintah daerah, khususnya dalam upaya pengawasan tenaga kerja asing di perusahaan masing-masing,” pungkasnya.(Iv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *