KSOP Muara Angke Utamakan Keselamatan Berlayar

Rakyatmerdekanews.com,Jakarta – Sejauh ini Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Muara Angke memberikan pelayanan sesuai presedur yang ditetapkan. Yaitu, keselamatan berlayar. Sesuai Undang-undang No.17 tahun 2008,tentang pelayaran. Ini dikatakan setelah ada isue berkembang,bahwa pelayanan di instansi Hubla utamanya KSOP Muara Angke,birokrasi bertele-tele. Apalagi kalau hendak mengurus surat-surat persyaratan keselamatan berlayar. Namun pihak KSOP Muara Angke kepada Rakyatmerdekanews.com,saat bersilaturrahmi menyambut bulan Suci Ramadhan,Jumat (3/5),kemarin,tidak ada kata menghambat.

“Kami terus memperbaiki pelayanan. Apalagi menyangkut urusan pembuatan Surat Persetujuan Berlayar diperikanan bagi nelayan,”kata P Syahrial,Pelaksana Tugas Sementara KSOP Muara Angke. Apalagi kapal- kapal nelayan di Muara Angke rata-rata dibawah GT 7,yang diketahui telah mendapat uji petik,sebagai persyaratan untuk mendapat sertifikasi dan alat dasar bagi kapal itu sendiri. Disamping itu,pengadaan Alat Pemadam Kebakaran Ringan (Apar),terlebih dahulu disosaliasikan sebelum memiliki. “Mereka diberikan pembekalan dulu setiap kapal nelayan. Apa dan fungsi alat tersebut,”ungkap Syahrial.

Apar sebagai persyaratan kapal nelayan di Muara Angke,berkembang bahwa Apar untuk 1500 unit Kapal Nelayan Muara Angke,data yang diketahui Rakyatmerdekanews.com,Senin (6/5),cukup mahal nilainya per-1 tabung ukuran 6 kg mencapai Rp 300 ribu sampai 360 ribu. Namun bagi KSOP sendiri tidak berwenang mengintervensi dimana harus memberli Apar. Diketahui,perusahaan tertentu yang sudah ditunjuk Balai Teknologi Keselamatan Pelayaran (BTKP),telah menyediakan dan dengan harga yang disepakati bersama.”Pihak KSOP tidak pernah ikut campur masalah pembelian alat Apar,”ungkap Syahrial lagi. (Delly M)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *