Tak Inginkan Perpecahan, Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Nasional Tekankan Persatuan Pasca Pemilu

Jakarta – Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Pemuda untuk Demokrasi Indonesia (AMPDI) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat.

Dalam aksinya, mereka menyatakan sikap bahwa sudah saatnya rakyat Indonesia menjahit kembali persatuan dan kesatuan, tidak ada lagi perpecahan antar blok politik yakni 01 dan 02. Saat ini kata mereka yang ada hanya 03 yang dimaknai sebagai persatuan dan kesatuan.

“Banyak sekali isu-isu yang menyerang KPU tidak independen yang berada di 01 dan 02. Kita sepakat bahwa kita mendukung 03 yaitu persatuan dan kesatuan Indonesia,” kata koordinator aksi, Farhan dalam orasinya, di Jakarta. Kamis (13/5/2019).

Selain itu, Farhan juga mengajak kepada seluruh elemen Masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dan tetap menjaga persatuan dan kesatuan negara kesatuan republik Indonesia (NKRI).

Salah satu orator unjuk rasa menyampaikan dukungan penuh atas kinerja kerja KPU yang sejauh ini sudah bekerja secara transparan, akuntabel dan berintegritas mengawal berjalannya Pemilu.

“Kami hadir disini berunjuk rasa dengan aksi damai, tujuannya untuk memperkuat KPU dan Bawaslu agar tidak ada pihak lain yang mendelegitimasi Penyelenggaraan Pemilu,” ujar salah satu peserta aksi unjuk rasa

Lebih lanjut, peserta aksi menyatakan sikap atau dukungan untuk siap mengawal penyelenggara KPU dan Bawaslu menjaga situasi nasional agar lebih kondusif pasca pemilu.

“bahwa hari ini Pasca Pemilu sudah seharusnya masyarakat bersatu dan hilangkan ego kelompok pihak paslon tertentu, soal hasilnya kita tunggu 22 Mei hasil penghitungan sah dari KPU Pusat,” terangnya.

Diketahui dilapangan, bahwa peserta aksi unjuk rasa ini berjumlah sekitar 500 orang dari berbagai lintas Kampus dan Pemuda. (Awd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *