Kembalikan 60.000 Suara Milik Politisi Gerindra Moh. Nizar Zahro!!!

Ket Foto : Foto Moh. NIZAR zahro Caleg Partai Gerindra, Dapil Jatim XI dengan nomor urut 1

RMNews Jakarta  | Pemilu yg menghabiskan uang rakyat Rp 25 triliun, ternyata tidak menjamin terselamatkannya suara rakyat dari aksi perampokan para begal-begal politik. Modus operandi para begal adalah memangkas suara caleg untuk diperjual-belikan dalam pasar gelap konspirasi rekapitulasi.

Salah satu Caleg yang menjadi korban perampokan adalah Caleg Partai Gerindra Moh. Nizar Zahro yang maju dari Dapil Jatim XI dengan nomor urut 1. Tak tanggung-tanggung, suaranya dirampok sebanyak 60.781 suara, dengan perincian 58.408 suara dirampok di Bangkalan dan 2.373 suara dirampok di Pamekasan. Saat ini suara yang tersisa tinggal 208.000 suara dari yang tadinya berjumlah 268.000 suara.

Akibat perampokan tersebut Nizar Zahro terancam tidak bisa melanjutkan pengabdian di Senayan. Sebagai korban perampokan, dirinya sudah melapor ke KPU sebagai penyelenggara Pemilu. Namun sayang dari Pleno tingkat propinsi hingga Pleno tingkat pusat, laporannya tidak digubris.

Saat ini Nizar Zahro sedang melapor ke Bawaslu. Diharapkan laporan tersebut diindahkan dan suara yg dirampok bisa dikembalikan lagi kepadanya.

Mestinya, kasus perampokan suara ini tidak terjadi jika penyelenggara Pemilu bekerja secara kredibel. Raibnya suara rakyat dalam jumlah yang fantastis tidak bisa dipisahkan dari tanggung jawab penyelenggara Pemilu. Diduga ada oknum yang ikut bermain dalam aksi perampokan tersebut.

Dari kasus perampokan ini, dapat ditarik benang merah bahwa ternyata sangat mudah memindahkan suara rakyat. Kerja keras para caleg yang susah payah mengumpulkan satu demi satu dukungan rakyat bisa musnah dalam tempo singkat karena ulah oknum yang rakus materi.

Diharapkan Bawaslu dapat membongkar kasus ini agar suara rakyat bisa terselamatkan. Segala dokumen mulai dari C1, DA1, hingga DB1 dapat dijadikan petunjuk dan alat bukti untuk menyatakan kebenaran.

BACA JUGA :  Pusat Kajian Maritim Dan Pertahanan Nusantara

Tidak ada kejahatan yang sempurna. Perampokan suara yang menimpa Moh. Nizar Zahro pasti terbongkar. Dan pihak-pihak yang terlibat dalam perampokan ini harus dihukum seberat-beratnya.

Penulis : Sya’roni
Ketua Presidium PRIMA
(Perhimpunan Masyarakat Madani)

Editor    :  Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *