Bripka Lanjar : Lewat Ramuan Warisan Leluhur Patah Tulang Bisa Disembuhkan

RMNews.com,Kebumen — Brigka Lanjar Salah seorang anggota sat lantas Polres Kebumen yang mempunyai talenta khusus di bidang pengobatan patah tulang ( sangkal putung).
Profesinya sebagai seorang petugas kepolisian tidak menghalangi aktifitasnya dalam melayani pasien. Demikian dijelaskan Lanjar kepada awak media saat dukunjungi dirumahnya, Rabu (12/6).

Kemampuan yang dimilikinya diperoleh dari orang tuanya yang merupakan sorang ahli patah tulang mashur di wilayah Kabupaten Kebumen, bahkan hingga keluar daerah, ungkap Lanjar .

” Praktek Pengobatan sangkal putung tersebut, saya lakukan diluar kedinasan, jadi kegiatan itu sama sekali tidak mengganggu tugasnya sebagai seorang polisi, ujarnya.

Dalam melakukan pengobatanya dirinya sudah sangat dikenal karena kemampuanya dalam menyembuhkan para pasien yang patah tulang, karena kecelakaan. Profesinya sebagai polisi lalulintas sangat membantu mengatasi menolong korban tidak harus melalui operasi ujarnya.

Dirinya dikenal dengan sebutan mbah sangkal putung Gemeksekti. Sebutan tersebut karena Lanjar berdomisili di Desa Gemeksekti, Kecamatan Kebumen.

“Untuk melakukan teraphy kepada para pasien, saya menggunakan minyak ramuan warisan leluhur seperti yang diajarkan almarhum ayahnya, ujarnya.

Menurut Ida salah seorang pasien warga Kebumen, mengaku bahwa dirinya cedera patah tulang pada pergelangan tangan kanan akibat kecelakaan lalulintas. Ia pun sudah melakukan operasi untuk pemasangan pen, di sebuah rumah sakit pasca kejadian ,namun hasilnya tidak maksimal, ujarnya.

“Kini setelah di teraphy pak Lanjar sebanyak dua kali , tangan saya sudah dapat berfungsi kembali walaupun belum sempurna, tapi jari jemarinya sudah bisa difungsikan bahkan sudah bisa naik motor tanpa ada kendala,” terangnya sambil tersenyum.

Pada kesempatan tersebut Lanjar menjelaskan kepada salah seorang pasien dengan kondisi cukup parah, yakni Fangat seorang anak muda warga Desa Widoro, Karangsambung. Saat datang pasien tersebut keaadanya cukup parah . Sudah dioperasi dan dipasang pen, namun walaupun sudah sebulan lukanya tidak kunjung sembuh. Selanjutnya Ia mendatangi tempat ptaktek pak Lanjar untuk dilakukan teraphy, namun karena sudah dipasang pen, maka saya hanya memeriksa urat sarafnya saja, kata Lanjar.

Lebih lanjut lanjar menjelaskan, untuk pasien yang sudah ditangani secara medis dan sudah terpasang pen, saya tidak berani mengurut. Langkah awal hanya melalui teraphy urat saraf. Untuk mengobati luka pada tulang yang patah kami berikan ramuan agar proses penyembuhanya lebih cepat. Sedangkan pemberian ramuan obat tersebut dosisnya disesuaikan dengan kondisi pasienya ujar Lanjar menandaskan.

Disamping sebagai teraphis patah tulang, Lanjar selalu memanfaatkan waktu luangnya untuk melakukan kegiatan yang berguna, yakni budidaya lebah madu (tawon lanceng) dan ternak burung luvbird di rumahnya. (Kun)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *