DPRD Kabupaten Karawang Gelar Paripurna Bahas Nota Pengantar Raperda Pertanggungjawaban APBD 2018

RMNews, Karawang –Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang menggelar Rapat Paripurna yang diselenggarakan di Gedung Paripurna DPRD Kab. Karawang, Rabu (19/6/2019).

Rapat Paripurna membahas tiga agenda yakni pertama, Persetujuan Raperda tentang pengelolaan penyelenggaraan pendidikan. Kedua, Pembentukan Pansus dua Raperda yakni, Raperda Eliminasi penularan HIV /Aids dan Raperda tentang Organisasi Kemasyarakatan. Ketiga, Penyampaian nota pengantar Raperda tentang pertanggungjawaban APBD Tahun 2018.

Paripurna dihadiri Ketua DPRD, Wakil Ketua serta para Anggota Dewan. Selain itu dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Karawang serta unsur Muspida lainnya.

Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana mengungkapkan, Pemkab Karawang menyatakan jika kas daerah hingga akhir tahun anggaran 2018 terisi Rp 4,188 triliun atau 94,75 persen dari target yang dipatok Rp 4,420 triliun. Kas daerah sejumlah itu, dikatakan Bupati Cellica, bersumber dari PAD (Pendapatan Asli Daerah) yang mampu digali Rp 1,169 triliun.

“Sedangkan target PAD pada APBD Perubahan 2018 disepakati di posisi angka Rp 1,348 triliun. Di sini terdapat selisih yang tak terpenuhi target sekitar Rp 179,207 miliar,” katanya.

Sumber lain yang masuk kas daerah adalah pendapatan transfer, baik dana perimbangan dari pusat (APBN) maupun dari APBD Provinsi Jawa Barat. Target yang dipatok Rp 2,829 triliun. Bupati Cellica menyebut, terealisasi Rp 2,777 triliun atau 98,16 persen.

“Serta dari lain-lain pendapatan yang sah berhasil diperoleh Rp 241,393 miliar atau 99,62 persen dari target Rp 242,313 miliar,” jelasnya.

Sedangkan target belanja pada APBD Perubahan 2018, lanjutnya, terealisasi Rp 4,315 triliun atau 91,50 persen dari yang telah dianggarkan. (HERI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *