Thu. Feb 27th, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Koja Baru Jadi Tolok Ukur Pasar Tradisional di Jakarta

Jakarta – Asisten Perekonomian Dan Pembangunan Jakarta Utara Suroto, melakukan peninjauan dan pengawasan harga serta keamanan pangan pasca lebaran di Pasar Koja Baru, Kecamatan Koja, Pada hari Jumat 21 juni 2019.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Utara, Suroto menjelaskan Pasar Koja Baru termasuk salah satu tolak ukur pasar tradisional di Jakarta Utara sehingga dipilih sebagai lokasi peninjauan.

Bersama tim tingkat kota Jakarta Utara, Camat Koja Ade Himawan, pengelola Pasar Koja Baru dan unsur lainnya,Ia menyusuri kios-kios dan berdialog dengan sejumlah pedagang yang menjual daging, telor, sayuran, beras.

Kemudian memantau pemeriksaan produk hasil pangan peternakan, perikanan dan pertanian yang sampelnya diambil dari 5 pasar yaitu Sindang, Rawa Badak, Lontar, Tugu Utara dan Koja,Pengujian sampel berlangsung di mobil laboratorium keliling Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta.

Tambah nya kami datang kesini untuk mengetahui harga pangan pasca lebaran,Setelah dicek dan berdialog dengan pedagang diketahui ada harga pangan yang turun seperti daging sapi dan ayam,Kalau harga telor ayam ada kenaikan dari Rp 23.000,- menjadi Rp 25.000,-

Sedangkan sayuran, beras dan yang lainnya relatif stabil Ujar Suroto didampingi Kepala Bagian Perekonomian Jakarta Utara Dewi Sartika,Saat Mengunjungi Pasar Tradisional Koja Baru,Semata-mata agar dari pihak pemerintah mengetahui harga yang berada di pasar,Sehingga tidak ada keluhan bagi masyarakat.

Suroto juga mengatakan pengujian produk hasil pangan masih berlangsung jadi belum diketahui hasilnya,Untuk keamanan pangan masih dilakukan pemeriksaan kalau terindikasi tidak aman maka akan langsung diproses, Semuanya itu dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat tutur nya.

adi  Salah Satu Tolok Ukur Pasar Tradisional di Jakarta

Asisten Perekonomian Dan Pembangunan Jakarta Utara Suroto, melakukan peninjauan dan pengawasan harga serta keamanan pangan pasca lebaran di Pasar Koja Baru, Kecamatan Koja, Pada hari Jumat 21 Juni 2019.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Utara, Suroto menjelaskan Pasar Koja Baru termasuk salah satu tolak ukur pasar tradisional di Jakarta Utara sehingga dipilih sebagai lokasi peninjauan.

Bersama tim tingkat kota Jakarta Utara, Camat Koja Ade Himawan, pengelola Pasar Koja Baru dan unsur lainnya,Ia menyusuri kios-kios dan berdialog dengan sejumlah pedagang yang menjual daging, telor, sayuran, beras.

Kemudian memantau pemeriksaan produk hasil pangan peternakan, perikanan dan pertanian yang sampelnya diambil dari 5 pasar yaitu Sindang, Rawa Badak, Lontar, Tugu Utara dan Koja,Pengujian sampel berlangsung di mobil laboratorium keliling Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta.

Tambah nya kami datang kesini untuk mengetahui harga pangan pasca lebaran,Setelah dicek dan berdialog dengan pedagang diketahui ada harga pangan yang turun seperti daging sapi dan ayam,Kalau harga telor ayam ada kenaikan dari Rp 23.000,- menjadi Rp 25.000,-

Sedangkan sayuran, beras dan yang lainnya relatif stabil Ujar Suroto didampingi Kepala Bagian Perekonomian Jakarta Utara Dewi Sartika,Saat Mengunjungi Pasar Tradisional Koja Baru,Semata-mata agar dari pihak pemerintah mengetahui harga yang berada di pasar,Sehingga tidak ada keluhan bagi masyarakat.

Suroto juga mengatakan pengujian produk hasil pangan masih berlangsung jadi belum diketahui hasilnya,Untuk keamanan pangan masih dilakukan pemeriksaan kalau terindikasi tidak aman maka akan langsung diproses, Semuanya itu dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat tutur nya. (Eva)