Sun. Feb 23rd, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Minim Penampungan, Nasib Petani Ubi Galus di Kecamatan Blangpegayon Kian Terpuruk

Gayo Lues, Rrakyatmerdekanews.com – Petani pemilik kebun ubi jalar seluas seluas 50×50 meter (4 rante) yang terletak di kecamatan Blangpegayon yang notabene menghasilkan setiap 100 hari berkisar 10 goni atau sekitar 250 kilogram belakangan mulai mengeluh.

Ketika Rakyatmerdekanews.commelakukan pantauan di kawasan Blangpegayon, (26/6), petani Aman Desem menuturkan sekilas tentang tanaman tersebut.  “Saya pada tahun 2018 mulai mengembangkan tanaman ini untuk kebutuhan bahan pedagang kaki lima yakni gorengan maupun diolah menjadi makanan lainnya setelah panen hasil cukup memuaskan, dan rencana akan melakukan tanaman lebih luas lagi, “tuturnya.

Tapi masih sumber itu, hasil yang kami dapatkan dari tanaman sangat sulit dikarenakan penampung hanya mampu sekitar 25 kilogram itupun harus menunggu selama 2 hari pembayaran dari pihak pengencer, keluhnya.

Rapuhnya perekonomian masyarakat belakangan ini membuat perputaran barang lampah-lumpuh petani dan pedagang kecil mengeluh.

Jika ini terus berlarut-larut tanpa ada solusi untuk pengembangan tanaman lain dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, karena daya minat beli masyarakat sangat lemah, maka kemungkinan kemiskinan semakin bertambah luas pada tahun mendatang di Negeri seribu bukit, Seribu Jafizd, kabupaten Gayo Lues. (KASIMSYAH GAYO)