Mon. Feb 17th, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Nekat Lakukan Pemerasan, Dua Bersaudara di Tangkap Polisi

RMNews.com,Purworejo –Dua bersaudara yakni AH (32) warga Desa Muktisari RT 003 RW 005 Kecamatan Kebumen Kabupaten Kebumen dan SS (21) warga Desa Tamanwinangun RT 003 RW 008 Kecamatan Kebumen Kabupaten Kebumen berhasil diringkus Satreskrim Polres Purworejo.
Mereka diamankan polisi karena diduga sudah melakukan pemerasan terhadap Tantowi (20) dan Rohyanti (19) warga Kutoarjo pada Selasa (21/5) sekitar pukul 23.45 WIB di Alun-alun Purworejo.

Kapolres Purworejo AKBP Indra Kurniawan Mangunsong melalui Kasat Reskrim AKP Haryo Seto menjelaskan, dalam melakukan aksinya kedua tersangka mengaku sebagai anggota polisi dari satserse . Untuk meyakinkan penampilannya tersangka membekali diri dengan korek api berbentuk pistol,” jelas Haryo Seto saat konfrensi pers di Mapolres Purworejo, Rabu (26/6).

Lebih lanjut Haryo Seto mengungkapkan, bahwa kejadian tersebut berawal saat kedua korban sedang berduaan didatangi oleh tersangka AH. Dengan nada membentak, tersangka mengaku anggota polisi dan meminta kedua korban menemui komandannya yang berada di mobil. Sementara tersangka SS yang berperan sebagai komandan tetap duduk didalam mobil.

Setiba di dekat mobil kedua korban dimintai surat identitas dan kelengkapan kendaraan. Karena korban tidak bisa menunjukan STNK sepeda motornya, kedua tersangka mengancam akan memproses hal itu dan meminta barang milik korban sebagai jaminan dan bisa diambil di kantor.
” Karena ketakutan dan merasa terancam, kedua korban kemudian menyerahkan handphone miliknya, ” ucap Haryo Seto.

Selain beraksi di wilayah Purworejo, kedua tersangka sebelumnya juga melakukan aksi serupa di depan Pendopo wakil bupati Purworejo di Kutoarjo pada Sabtu (18/5).

Kedua tersangka ditangkap polisi bersama barang bukti berupa satu buah Dos Book HP Android merk Advan S 4Z Warna rose Gold (Pink Kombinasi Coklat), satu buah Dos Book HP Android Merk Xiomi Redmi 6A Warna Hitam, satu buah handphone android merk Xiomi Redmi 6A warna hitam, dan satu unit mobil Daihatsu Xenia warna putih tahun 2016 No. Pol. : B-1873-WOH.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya kedua tersangka dijerat dengan pasal 368 ayat 1 jo 65 ayat 1 dan 2 KUHP tentang pemerasan dan ancaman dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara, jelasnya . (Kun)