MNP : PELABUHAN DIDESAIN UNTUK KURANGI BIAYA LOGISTIK

Rakyatmerdekanews.com– Makassar New Port (MNP) telah diciptakan oleh Pelabuhan Indonesia IV,akan terselesaikan tahap 1,2 dan 3 tahun 2025. Dengan total area 1428 Ha. Menurut Direktur Utama Pelindo IV,Farid Padang,proyek raksasa MNP telah di desain sedimikian rupa.”Master plan nya kemungkinan ada industri di dalam area MNP,”ujarnya kepada Rakyatmerdekanews.com,Sabtu (29/6/2019). Selain itu,pada tahap 3 (ultimate) akan menjadi pelabuhan pertama di Indo esia yang ada industri di dalam pelabuhan. Tujuannya,hilirisasi mengurangi biaya logistik dari port to door dan terintegrasi multi moda. Pembangunan MNP sebagai proyek terbesar di Sulawesi Selatan,pihak investor asing (Belanda) akan terlibat. Namun belum melahirkan perjanjian sudah mundur.”Memang tidak ada perjanjian darin awal. Kita tetap pakai obligasi yang diterbitkan oleh Pelindo IV sendiri,”ungkap Farid Padang. Diketahui Belanda (Roterdam) hanya mengiginkan kerjasama bidang SDM dan Pelabuhan Ambon. Disinggung mengenai Terminal Petikemas Makassar (TPM) yang pernah mengalami antrean kapal yang menyebabkan lahirnya MNP untuk menanggulangi. Bukan lah penyebabnya dan sudah teratasi. Bahkan kata Dirut,Direct call di Makassar masih jalan dengan sistem yang lebih transparan dan pelayanan satu atap. “Semua stakeholder dilibatkan dan di desain rute baru ke Malaysia dan India. Juga akan dipersiapkan jalan Cina,Jepang,Korea Selatan,Vietnam,Amerika,Spanyol,Jerman,Prancis dan Belanda,”ungkapnya. Bahkan Direct Call di Makassar tahun 2015 sampai telah berkembang pesat. Bahkan kata Farid Padang,jika Direct Call dijalankan di beberapa pelabuhan potensial dapat memperbaiki neraca perdagangan yang negatif. (Delly M)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *