WBK dan WBBM Pelabuhan Makassar Jadi Pilihan Kawasan Indonesia Timur

Rakyatmerdekanews.com,Makassar – Merajuk mimpi yang terus didengungkan Pemerintah untuk mengkikis Kolusi Korupsi dan Nepotisme (KKN), telah diejawantahkan berbagai struktural Pemerintahan yang tersasar dipelbagai kalangan. Menilik di sektor Kepelabuhanan yang tersorot dan dimulai langkah Bebas Wilayah Korupsi (BWK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di Pelabuhan Makassar menjadi pilihan kawasan Indonesia Timur.
Seperti data yang diterima Rakyatmerdekanews.com,saat berada di Sulawesi Selatan,Kamis (4/7),bahwa di Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Makassar.

Zona Integritas (ZI) merupakan predikat yang diberikan kepada Kementerian atau Lembaga dan Pemerintah Daerah, dimana, pimpinan dan jajarannya memiliki komitmen untuk mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) melalui upaya pencegahan korupsi, reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Prioritas pembangunan Zona Integritas berada di Kawasan yang mencakup 6 Pelabuhan Laut dan 6 Bandar Udara. Deklarasi diharapkan dapat mendisiplinkan semua stakeholder dan memberikan dampak baik bagi sektor pariwisata serta distribusi logistik.

Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Makassar ditunjuk sebagai koordinator penghubung Strategi Nasional Pemberantasan Korupsi (Stranas PK).

Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Makassar,mengatakan, bahwa melalui deklarasi diharapkan dapat memberikan dampak, baik sektor pariwisata serta distribusi domestik dengan mendisiplinkan semua sektor yang bergiat di pelabuhan Makassar.

Selain mewujudkan unit kerja yang berperingkat WBK dan WBBM, komitmen pembangun zona integritas kawasan Pelabuhan Makassar juga berisi komitmen untuk mewujudkan pemerintahan yang baik, bersih, bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme, menerapkan sistem manajemen anti suap, serta membangun keterpaduan sistem pelayanan publik yang terintegrasi dengan mengacu pada proses bisnis.

Harapannya, komitmen pembangunan Zona Integritas ini benar-benar dilaksanakan dengan baik yang akan memberikan dampak bagi kemajuan bangsa, bukan hanya sebagai formalitas.

“Hal yang sangat dibanggakan sebuah kemajuan, tapi jangan hanya berkomitmen, hanya seremoni, kemudian implementasinya tidak ada. Saya melihat semangatnya sangat bangus. Semua lembaga disini menempati posisi yang paling sedikit dilaporkan di Ombudsman,” ungkap Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan, Subhan ST, MH.

Seluruh instansi membaca deklarasi komitmen bersama Pembangunan Zona Integritas Kawasan Pelabuhan Makassar yang dilanjutkan dengan penandatangan spanduk deklarasi.

Kegiatan ini dirangkaikan pemutaran video profil masing-masing intansi dan penampilan yel-yel yang dipimpin oleh Kepala Bidang Lalu Lintas, Operasi dan Usaha Kepelabuhanan Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Makassar. (Delly M)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *