Diaspora Akan Gelar ” Purworejo Fair 2019″ di Jakarta

RMNews.com,Jakarta —Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, memiliki segudang potensi di bidang ekonomi, kekayaan alam, budaya maupun sejarah, sekaligus telah melahirkan sejumlah pejuang kemerdekaan dan revolusi. Demikian dijelaskan oleh anggota DPR RI Komisi x dari Dapil VI Ir. Bambang Sutrisno saat dihubungi awak media melalui telpon seluler, Rabu (10/7).

Namun sayang kata Bambang, semua potensi tersebut belum terlalu dikenal masyarakat secara nasional dan dimanfaatkan dalam meningkatkan pembangunan serta kesejahteraan warganya.

“Berangkat dari kesadaran pentingnya mengembangkan potensi tersebut, sejumlah tokoh diaspora Purworejo yang tinggal di berbagai kota khususnya di Jakarta, bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Purworejo akan menyelenggarakan event besar pertama di Jakarta yaitu “Purworejo Fair 2019”, jelasnya.

Sementara itu Dwi Wahyu Atmaji, anggota diaspora Purworejo yang saat ini menjabat Sekretaris Kementerian Pendayaagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi terpilih sebagai Ketua Panitia perhelatan penting tersebut, sama u ngmh.

“Purworejo Fair 2019″ dimaksudkan untuk memperkenalkan keunikan dan potensi ekonomi, industrialisasi, budaya, panorama alam, kesenian, kuliner, dan sejarah Purworejo kepada masyarakat secara luas, terutama yang berdomisili di sekitar Jabodetabek” jelas Atmaji.

Selain itu ditambahkan Atmaji bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat menginspirasi dan memotivasi masyarakat Purworejo di manapun berada agar merasa bangga, sekaligus bersemangat untuk membangun daerahnya, menyadari kebangkitan ekonomi, industri, budaya dan wisata sebagai “Gerakan Kolektif.”

“Purworejo Fair 2019” akan digelar dalam dua event yaitu Forum Pembangunan dan Investasi di Aula Kementerian PANRB, pada Sabtu, 27 Juli 2019 dan Festival Purworejo pada keesokan harinya, bertempat di arena Car Free Day, depan bundaran Senayan, Jakarta Selatan.

Forum Pembangunan dan Investasi menurut Atmaji akan menjadi ajang pengenalan dan pemanfaatan potensi ekonomi dan industrialisasi seiring adanya pembangunan di sekitar wilayah Purworejo yaitu Kawasan wisata Borobudur dan sekitarnya serta bandara baru Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulon Progo.

“Forum ini akan diselenggarakan dalam format “talk show” dengan menghadirkan pembicara yaitu Bupati Purworejo, Deputi Pengembangan Destinasi Pariwisata Kemenpar, Direktur Utama Badan Otorita Borobudur dan Direktur Utama PT Angkasa Pura” imbuh Toyibuddin M. Kodri, tokoh diaspora Purworejo yang didapuk sebagai Koordinator Forum Pembangunan Investasi Purworejo.

Sedangkan Festival Purworejo akan dapat dimanfaatkan masyarakat Purworejo di Jabodetabek, warga Jakarta dan bahkan warga manca negara yang sedang mengikuti kegiatan car free day untuk bisa mencoba produk-produk unggulan dan kuliner khas Purworejo dan panggung kesenian yang menampilkan kesenian khas Purworejo serta info sejarah dan pembangunan wilayah Purworejo, ujarnya.

Menurut Bupati Purworejo, Agus Bastian dijadwalkan akan hadir pada acara tersebut untuk bersama-sama warga yang hadir bersenam bersama, menikmati tari Dolalak yang khas Purworejo, tari kuda lumping, demo silat Merpati Putih serta pentas musik yang menghibur di panggung kesenian.

Adjie S Soeratmadjie, tokoh diaspora Purworejo lainnya yang didapuk menjadi koordinator Festival Purworejo mengharapkan kehadiran masyarakat di arena tersebut, sambil menikmati suasana Purworejo di arena “Car Free Day” Jakarta, harapnya. (Kun)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *