TMMD Ke 105 TA. 2019 Akan Di Gelar, TNI Laksanakan Rakor Wasev Program Strategis TNI TMMD Ke 105

Rakyatmerdekanews.com, Jakarta – Sebutan Nama AMD (ABRI masuk desa) dahulu sudah mendarah daging dirakyat Indonesia karena program yang dilaksanakan oleh TNI sangat membantu sekali terhadap rakyat indonesia dalam menciptakan sikap bergotong royong kepada sesama serta membantu pemerintah dalam percepatan pembangun di perdesaan maupun kota dan Pertama dilaksanakan pada tanggal 20 Agustus sampai dengan 2 September 1980 selama 14 hari, dilaksanakan di 49 Kab, 101 Kecamatan dan 125 Desa.

Sekarang sebutan Nama itu berubah menjadi TMMD ( TNI Manunggal Membangun Desa) sejak Pada tanggal 16 Juni 1999 sampai sekarang masih berjalan.

Diruang rapat lantai 10 gedung C Mabesad Rakor Wasev TMMD ke-105 digelar dan dipimpin langsung oleh Irjenad Mayjen TNI Suko Pranoto selaku Pati Koordinasi Wasev PJO TMMD sekitar pukul 10.00 sampai dengan 12.00 wib yang dihadiri sejumlah peserta 79 orang diantara Para Pati Koord PJO TMMD, Para Ketua Tim Wasev TMMD ke-105 TA 2019, Para undangan Kementerian, Para undangan Mitra TNI dan Para pendamping Tim Wasev.

Dari kegiatan ini membahas tentang hasil Rapat Koordinasi Pengawasan dan Evaluasi TMMD ke-105 TA 2019, disampaikan oleh Kolonel Inf. Yudianto Putrajaya, SE., MM. Paban V/Bakti TNI Sterad selaku Sekretaris PJO TMMD Rakor Wasev TMMD ke-105., selasa (09/07/2019).

Kolonel Inf. Yudianto Putrajaya, SE., MM. Paban V/Bakti TNI Sterad memaparkan, ” kegiatan Pengawasan dan Evaluasi TMMD dilaksanakan untuk mengukur kinerja Satgas TMMD mulai dari tahap perencanaan, persiapan, pelaksanaan sampai dengan pengakhiran dengan tujuan untuk menjamin optimalisasi pencapaian tujuan dan sasaran secara efektif, efisien dan ekonomis.

” kegiatan Pengawasan dan Evaluasi TMMD ke-105 akan dilaksanakan pada tanggal 22 Juli sampai dengan 7 Agustus 2019 di 50 titik sasaran Satgas yang melaksanakan TMMD dengan jumlah Ketua Tim Pati sebanyak 39 orang dan Ketua Tim Pamen sejumlah 11 orang ” terang Kolonel Inf. Yudianto Putrajaya.

Sambung beliau,” mekanisme kegiatan Wasev, (1) menerima paparan dari Dansatgas tentang kegiatan TMMD yang sedang dilaksanakan (2) melaksanakan pemeriksaan administrasi penyeleng-garaan TMMD dan (3) melaksanakan peninjauan ke sasaran TMMD untuk melaksanakan pengecekan langsung di lapangan serta melaksanakan wawancara dengan masyarakat,” ungkapnya.

Pengawasan dan Evaluasi, tiap-tiap Tim Wasev agar membuat laporan hasil pelaksanaan Wasev TMMD yang dilengkapi dengan tanda bukti juga.

” penekanan yang perlu diperhatikan dalam melaksanakan kegiatan Pengawasan dan Evaluasi (1) perhatikan faktor keamanan selama melaksanakan kegiatan Pengawasan dan Evaluasi (2) laksanakan kegiatan secara professional untuk memperoleh data dan masukan tentang kegiatan TMMD (3) catat dan koreksi apabila ditemukan adanya temuan dalam pelaksanaan TMMD dan (4) kegiatan Pengawasan dan Evaluasi harus dapat mendorong program TMMD agar menjadi lebih baik ” terang Kolonel Inf Yudianto Putrajaya.

Aster Kasad Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari S.I.P., M.Si selaku Pati Bid Ren PJO TMMD mengungkapkan,” pedomani arahan Kasad pada Rakornis TMMD sebelumnya bahwa TMMD harus dijadikan sebagai sarana untuk menjalin kerjasama yang baik dengan Pemerintah Daerah dan instansi terkait sehingga sasaran TMMD dapat membantu mempercepat pembangunan di daerah.

” pada pelaksanaan Pengawasan dan Evaluasi, Tim Wasev bukan hanya melaksanakan penilaian pada aspek kesejahteraan fisik semata, tetapi juga harus dapat menilai apakah sasaran kegiatan TMMD yang dilaksanakan memiliki pengaruh terhadap aspek pertahanan dalam mewujudkan RAK Juang yang tangguh ” jelasnya.

Tim Pengawasan dan Evaluasi harus dapat memberikan asistensi kepada Satgas TMMD sehingga dapat membantu mewujudkan penyelenggaraan TMMD yang baik dan lancar, berikan informasi kepada Satgas TMMD tentang adanya rencana Pengawasan dan Evaluasi yang akan dilaksanakan oleh Komisi I DPR RI dan adakan koordinasi dengan instansi terkait guna kelancaran kegiatan tersebut.

Lanjutnya,” catat dan laporkan setiap temuan atau hal menonjol secara transparan dan obyektif serta beri koreksi yang bersifat konstruktif sebagai bahan perbaikan kegiatan TMMD dan Sekretaris PJO TMMD agar menghimpun laporan dari Tim Wasev, mengevaluasi dan membuat laporan kegiatan Pengawasan dan Evaluasi TMMD ke-105 sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan dan kelancaran kegiatan TMMD berikutnya.

” mengoptimalkan hasil yang diperoleh dalam pelaksanaan kegiatan Pengawasan dan Evaluasi.
TMMD merupakan Operasi Bakti yang dilaksanakan secara lintas sektoral dengan melibatkan TNI, Polri, Kementerian, Pemda dan Komponen bangsa ” terang Aster Kasad Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari S.I.P., M.Si selaku Pati Bid Ren PJO TMMD.

perencanaan kegiatan TMMD dilaksanakan secara Bottom Up Planning sehingga sasaran yang ditetapkan merupakan sektor yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat dan dilaksanakan melalui kegiatan fisik dan non fisik; dan

Dikatakan,” tujuan akhir dari dilaksanakannya TMMD ini adalah untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam rangka memantapkan kemanunggalan TNI dengan Rakyat guna mewujudkan RAK Juang yang tangguh.

maksimalkan peran Tim Asistensi atau Tim Penyuluh dari Dinas atau Instansi terkait guna memaksimalkan pelaksanaan kegiatan, laksanakan pemeriksaan terhadap administrasi penyelenggaraan TMMD.

” Pelaksanaan pemeriksaan terhadap penerimaan Kaporlap bagi anggota Satgas TMMD dan dukungan bahan dari Kementerian dan utamakan keselamatan dan keamanan dalam pelaksanaan tugas ” tutup Aster Kasad Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari S.I.P., M.Si selaku Pati Bid Ren PJO TMMD.,(zEs).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *