Mon. Feb 17th, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Rangkul Anak Jalanan dan Punk, Ini Cara Yang Dilakukan KAMMI, Gema-MA dan DPP Wiramuda

RMNews, Tangerang – Sejumlah Organisasi Mahasiswa dan Pemuda, yakni KAMMI Tangsel, GEMA – MA Tangsel dan DPP Wiramuda bersama Tasawufunderground selenggarakan mengaji bareng di kolong jembatan dan buka pelatihan barista untuk Anak Punk dan Jalanan di Kolong Jembatan , Fly Over Tebet Jakarta Selatan, Jum’at (12/7/19).

Ketua Bidang Ekososmas KAMMI Tangsel Aan Sujana, mengatakan bahwa tujuan awal kegiatan ini tiada lain untuk bisa memberdayakan saudara-saudara kita baik anak punk ataupun anak jalanan agar mempunyai skill yang kedepannya bisa digunakan.

“Disamaping ngaji bareng, kami mencoba memberikan berbagai pelatihan kepada mereka anak punk dan jalanan antara lain pelatihan barista. Agar kedepannya minimal untuk bisa memenuhi kebutuhan keberlangsungan hidup mereka mampu berwirausaha dengan itu,” kata Aan.

Hal senada ditempat yang sama, Sekjend Gema MA Tangsel Roby Ahdiyat mengatakan, bahwa orang cenderung melihat hal negatifnya saja dari kehidupan anak punk dan jalanan, padahal ada peradaban yang luar biasa dahsyat jika kita bisa ambil pelajaran dari kehidupan mereka di jalan. Dengan cara merangkul, mengaji bareng sakaligus menyediakan wadah – wadah pelatihan bagi mereka untuk berwirausaha, contohnya dengan membuka pelatihan barista tersebut, hal itu dapat menciptakan peradaban positif baru pada kehidupan mereka dikemudian hari.

“Orang cenderung memandang sebelah mata mereka. Padahal jika kita atau pemerintah khususnya, mampu menyediakan ruang yang positif untuk mereka berkarya. Mereka berpeluang besar untuk mengharumkan bangsa dan negara ini,” ujarnya di kolong jembatan Tebet – Jaksel, Jum’at (13/7).

Relawan lainnnya, DPP Wiramuda Nusantara, melalui Ketua Bidang Ekonomi Kreatif menyampaikan maksud kedatangannya pada kegiatan tersebut, ingin lebih dekat dengan mereka yang mencari kehidupan dijalanan, mereka juga adalah anak bangsa tentunya hak-hak merka harus ditunaikan.

“Olehnya itu kami ingin mengambil peran positif, dimana Wiramuda Nusantara bisa menjadi wadah dimana setiap pemuda bisa berkarya dan
berkonstribusi untuk bangsa dan negara tanpa melihat latar belakangnya,” tegasnya.

Pelatih barista yang akrab disapa bo’im juga berharap agar agenda tersebut tidak berhenti sampai disini saja, “teman-teman yang mengikuti pelatihan bisa sampai makhir dan tentunya kegiatan ini harus tetap berlanjut sehingga benar-benar ada hasilnya,”

Disamping itu, Pembina sekaligus Founder Tasawuf Underground Ust. Halim Ambiya mengapresiasi kegiatan pelatihan barista.

“Kegiatan ini bukan pertama kali dan kita mengapresiasi kemauan para mahasiswa ataupun pemuda yang hari ini telah dengan sukarela turun langsung untuk memberi pelatihan kepada kita semua. Tasawuf Underground senantiasa menerima siapapun yang ingin masuk mengadakan kegiatan-kegiatan positif.” Tandasnya Ungkap Ust. Halim. (Gobriz)