Sun. Feb 23rd, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

TARGET LABA TAK TERCAPAI, POSISI PENGELOLA MANAJEMEN DIROMBAK

Rakyatmerdekanews.com,Jakarta – Perusahaaan PT Multi Terminal Indonesia/IPC Logistic Service mengalami perombakan di jajaran Komisaris dan Direksi. Perombakan ditubuh penggerak manajemen ini terduga hasil pencapaian laba yang ditargetkan tahun 2018 sebesar Rp 70 miliar tidak tercapai. Sehingga adanya perubahaan sistem pengelolaan manajemen dalam lepas sambut pada Kamis (18/7/2019),di lantai 9 Autoditirum Gedung IPC Cabang Tanjung Priok,Jakarta. Direktur Utama yang lama kosong kini di jabatan oleh Mulyadi dan Suparjo Direktur Operasi diganti David P Sirait. Begitu juga dengan Komisaris Utama yang sebelumnya Saptono Rahayu Irianto diganti Ogi Rulino sebagai Komisaris Utama. Acara lepas kenal dihadiri mitra kerja seperti, Stakeholder dari Instansi Pemerintah (Syahbandar, Polres Pelabuhan Tg Priok, Bea Cukai, Kejari Jakarta Utara) dan Asosiasi (Depalindo, Aptrindo, Kadin Jakut, DPW APBMI, GPEI DKI), Customer dan Mitra Kerja, Kopegmar, juga Anak Perusahaan IPC Group. Langkah kedepan agar lebih maju,Andi Hamdani Direktur Komersial PT MTI mewakili manajemen,mengungkapkan bahwa, “bahwa gambaran awal berdirinya, PT MTI bergerak dibidang usaha pengelolaan terminal namun seiring dengan perubahan kebijakan dari pemegang saham maka MTI difokuskan menjadi perusahaan logistik. Dengan adanya perubahan tersebut maka perusahaan harus bisa adaptif dalam menghadapi perubahan, terutama bidang logistik yang kita tahu bahwa karakteristiknya berbeda dengan bidang yang lainnya. Tentunya dengan adanya perubahan positif maka visi perusahaan untuk menjadi perusahaan logistik yang terpercaya bisa tercapai,”ungkapnya. Lain pula dengan Suparjo yang kini mendapat amanah sebagai GM IPC Cabang Tanjung Priok dalam kesan dan pesannya mengungkapkan rasa syukurnya karena selama bekerja di PT MTI dirinya diberi nikmat sehat, “Alhamdulillah saya tidak pernah sekalipun tidak masuk kerja selama bertugas di MTI, selalu masuk dan saya suka sekali ke lapangan bahkan sampai tidak kenal waktu,”ujarnya. Perlu diketahui selama ini bahwa core business MTI berbeda dengan anak perusahaan lain, dan saat ini sedang mengalami trend luar biasa bukan hanya ditingkat nasional tapi internasional yaitu bisnis logistik.”Saya berharap MTI semakin maju. Bisnis logistik MTI bukan hanya berbicara di Indonesia saja tetapi bisa dikembangkan di-scope dunia,”imbunya.(Delly M)