Sat. Jan 18th, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Diduga Jadi Ladang Bancakan, Irigasi 3 Miliar Ambruk

Muratara – Diduga “Proyek Bancakan”, Pembangunan Irigasi di Bukit Ulu, Kabupaten Musirawas Utara (Muratara) yang dikerjakan pada tahun 2018 dan dianggarkan senilai Rp 3 Milyar kini telah ambruk.

Diketahui, pada Tahun 2018 Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muratara telah menganggarkan kegiatan pembangunan peningkatan irigasi Bukit Ulu, Kecamatan Karang Jaya, senilai 3.018.851.000 yang dikerjakan oleh PT. Bumi Putri Silampari.

Berdasarkan informasi dihimpun dan beberapa pemberitaan belum lama ini, buruknya kuliatas bangunan Irigasi di Bukit Ulu, Kabupaten Muratara disebabkan banyaknya kontraktor dadakan atau Pemain baru, sehingga hasil pekerjaan dilaksankan tidak sesuai harapan.

Menanggapi pembangunan yang baru berumur 1 tahun dan kini telah ambruk tersebut, Febri selaku penggiat Anti Korupsi di wilayah Kabupaten Musi Rawas, Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musi Rawas Utara (MLM) itu menilai adanya konspirasi terselubung yang membuat pembangunan yang dianggarkan miliaran diduga menjadi bancakan para oknum – oknum dan mafia proyek.

“sepertinya pembangunan ini telah menjadi bancakan para oknum dan mafia proyek. Mana kualitas pembangunan yang dianggarkan miliaran rupiah tesebut, masa baru 1 tahun sudah ambruk, berarti kualitas pembangunan tersebut dipertanyakan,” ujar Febri.

Dan febri pun meminta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk turun dan segera memeriksa Dinas PUPR Muratara serta PT Bumi Putri Silampari selaku rekanan.

Sementara sampai berita ini diterbitkan, Kepala Dinas PU PR, Kabupaten Muratara. Erdius Lantang, belum berhasil di Wawancarai terkait persoalan tersebut. (Putra Sihombing)