Nilai Jual Hasil Laut Terjun Bebas, Pendapatan Negara Terkuras 

Rakyatmerdekanews.com,Jakarta, – Krisis ekonomi tak terhindarkan,mengakibatkan daya jual dan daya beli bagi pengusaha dan masyarakat tidak seimbang. Yang mengakibatkan nilai pendapatan untuk negara terkuras. Itu lah yang dirasakan pengusaha penangkap ikan di Pelabuhan Muara Baru,Jakarta Utara. Menurut Kepala Perikanan Samudera Nizam Zachman Jakarta,saat menerima kunjungan Kapolsek Muara Baru dan rombongan,dalam audensi terungkap,perlu kolaborasi dan sinergitas dari kepolisian khususnya dari Polsek Kawasan Muara Baru memberikan peningkatan pelayanan keamanan sehingga diharapkan dapat berdampak pada penghasilan yang Optimal baik hasil tangkap maupun produksi ikan di Pelabuhan Muara Baru yang berdampak pula pada pendapatan untuk Negara.”Hasil tangkapan ikan untuk saat ini sudah cukup lumayan namun mengakibatkan nilai jual ikan agak menurun diakibatkan stok ikan yg melimpah di Pelabuhan Muara Baru,”kata Rahmat Irawan,pada Rabu (14/8). Namun kondisi sebagai Pelabuhan Perikanan dalam infrastruktur,kata Rahmat Irawan bercerita bahwa, kapasitas Dermaga Pelabuhan Muara Baru dapat menampung sebanyak 400 kapal namun kapal yang sandar didermaga hingga saat ini ada 600 kapal ikan, untuk mengatasi over kapasitas pelabuhan di buatkan zona sandar kapal baik kapal yang masuk untuk bongkar muat maupun kapal yang stay menunggu perizinan untuk berlayar. Sedangkan Kapolsek Kawasan Muara Baru AKP. Slamet Riyanto,berterimakasih telah diterima Kepala PPSNZJ Rahmat Irawan, A.Pi, yang sudah memberikan waktu untuk dapat saling bertemu dan memberikan masukan terkait dengan situasi keamanan di Pelabuhan Muara Baru yang perlu mendapatkan dukungan seperti pemasangan CCTV di pintu masuk atau keluar Kawasan Muara baru dan Simulasi kebakaran Kapal di Pelabuhan Muara Baru sehingga dapat memudahkan dalam melakukan pemantauan Kamtibmas dan cepat dalam mengatasi dan menangani kebakaran kapal di Pelabuhan Muara Baru. (Delly M)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *