Thu. Feb 27th, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Ir. Bambang Sutrisno : Purworejo Harus Bangun Dari Tidur Panjangnya

RMNews.com,Purworejo, – Purworejo yang selama ini masih berpredikat sebagai kota pensiun, harus dapat bangun dari tidur yang panjang. Demikian diharapkan Ir. Bambang Sutrisno anggota komisi X DPR RI yang ikut mengawal bantuan dari Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi oleh Institut Teknologi Yogyakarta yang berupa alat pengelola sampah di Desa Bandungrejo, Kecamatan Bayan Purworejo. Kegiatan tersebut berlangsung di balai desa Bandungrejo Senin, (26/8).

Ir.Bambang Sutrisno yang asli dari Desa Brenggong,Purworejo tersebut ber angan – angan , suatu saat kelak wilayah Purworejo dapat menjadi daerah terbersih. Karena menurutnya pondasi dari semua aspek , kebersihan adalah nomor satu , apalagi dengan dibangun nya Bandara YAA , memungkinkan Purworejo akan menerima kunjungan wisata, maka dari bersih , pengunjung akan merasa nyaman tinggal di Purworejo , ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Bambang Sutrisno yang akan berakhir masa tugasnya sebagai anggota legislatif di DPR RI komisi X mewakili Dapil IV Jateng berkesempatan menyerahkan alat olah raga berupa 6 bola voley dan 6 bola tendang kepada Karang taruna desa Bandungrejo serta berpamitan kepada masyarakat Purworejo.

Sementara itu ketua tim pengusul Rosiana Indrawati, menjelaskan bahwa bantuan untuk masyarakat Bandungrejo dari Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi lewat Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan berupa , satu unit mesin pencacah sampah plastik, satu unit mesin pencacah sampah organik , satu set alat pengayak sampah dan 20 unit tempat sampah terpilah.

Hadir pada acara tersebut Kepala Biro LP2 M Institut Teknologi Yogyakarta (ITY) Dr. Nasirudin memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai sistem pengelelolaan sampah. Dikatakan, sampah bila dikelola akan dapat mendatangkan hasil yang luar biasa, jelasnya.

Lebih lanjut Nasirudin menjelaskan,” dalam hal ini yang terpenting adalah kesungguhan dari masyarakat dalam mengelola sampah.Untuk mengelola sampah desa bisa menerbitkan perdes(peraturan desa) dengan cara menyisihkan sedikit dari dana desa (DD). Karena pengelolaan sampah dapat jadi Bumdes( Badan usaha milik desa)yang dapat membantu ekonomi masyarakat desa,” jelasnya.

Sementara itu Kades Bandungrejo Maman mengatakan , dengan datangnya bantuan tersebut , desa akan segera membangun tempat penyimpanan dan pengelolaan sampah. Lokasi bangunan di tanah pasar desa Bandungrejo bagian belakang yang sampai sekarang masih kosong.

Desa Bandungrejo merupakan desa besar yang berpenduduk mencapai 3000 jiwa terdiri dari 800 KK.

Pada kesempatan tersebut Kepala bidang Kebersihan dan Pertamanan dinas Lingkungan Hidup Maria Dini Handayani berjanji pihaknya akan terus memantau perkembangan tentang pengelolaan sampah di di Desa Bandungrejo, ungkapnya.
(A/Kun)