Terkendala Pemasaran, Pelaku UKM Ngadu ke BIN

Foto: Muslimin Ifal Saeni, salah seorang pelaku usaha UKM, yang sekaligus anggota PPJR bersama hasil kreasi gula merahnya.

RakyatMerdekaNews.com, Jakarta – Warga kalangan akar rumput di kawasan Sukabumi dan Karawang Jawa Barat mengadukan sederet persoalan disekitar usaha kecil yang mereka tekuninya kepada organisasi kemasyarakatan Benteng Independen Nusantara (BIN), (30/8/2019).

Saat ditemui pengurus BIN DPC Jakarta Selatan (30/8), Muslimin Ifal Saeni, salah seorang pelaku usaha UKM yang sekaligus anggota PPJR dari Sukabumi mengeluhkan sulitnya pemasaran gula merah dan gula aren hasil kreatifitas masyarakat setempat. Disamping masih banyaknya tengkulak yang menguasai pangsa pasar di kawasan itu. Padahal menurutnya, produk lokal yang mereka tekuni itu kualitasnya sudah tidak diragukan. Tapi sayangnya, pelaku usaha kecil di wilayah itu seolah tak berdaya.
Untuk itu, ia sangat berharap dalam hal ini organisasi BIN dapat membantu memfasilitasi, sekaligus memberikan jalan keluar terhadap kendala yang tengah dialami oleh para pelaku usaha kecil di wilayahnya. Misalnya melalui upaya market (pasar), pemodalan serta pendampingan, pelatihan maupun semacam bimtek yang nantinya diarahkan untuk mendapatkan perizinan sesuai hasil produk UKM, harapnya.
Selain gula merah dan gula aren, di kawasan itu juga masih banyak menyisakan persoalan yang harus segera dicarikan jalan keluar. Misalnya, persoalan nelayan tradisional di laut Ujung Genteng Cikarang, mereka nekat mencari udang dan gurita ketengah laut dengan hanya menggunakan sarana seadanya, yakni ban.
Pria yang akrab disapa Ifal itu menambahkan, masih ada sederet potensi para pelaku usaha UMK yang mesti dilakukan pembinaan, misalnya industri kreatif miniatur mobil, pembardayaan bonsai, produksi sendal hotel hasil karya warga Karawang dan lain sebagainya.
Bahkan, ada sebuah temuan yang membuat haru bagi siapun yang melihatnya. Siapa lagi kalau bukan seorang Ragil, meski dengan kondisi cacat kaki, namun pria yang bermukim di Lampung ini memiliki kelebihan melalui pembuatan seni patung dari jenis kayu.
Ketua Umum DPP Benteng Independen Nusantara (BIN), Dini Noer Setyoningsih, SH.

Ketua Umum DPP BIN, Dini Noer Setyoningsih, SH mengatakan, keberadaan organisasi kemasyarakatan Benteng Independen Nusantara ini lebih mendukung pelaksanaan program pembangunan nasional. Dan tentunya membantu menjalankan program sosial kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat. Yakni, program unggulan seni budaya dan pengembangan UMK. Sehingga akan terus mengakomodir pelaku usaha UMK seperti yang dikeluhkan warga disejumlah wilayah, ungkapnya. (Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *