Sat. Mar 28th, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

341 Desa di Kabupaten Purworejo Dapat Pembekalan

Kadinpermades Kabupaten Purworejo Agus Arie Setyadi . (foto: Kun).

RMNews.com,Purworejo –Berlangsung di Hotel Sanjaya In Purworejo, sebanyak 341 Kades baru menerima pembekalan. Pembekalan tesebut bertujuan, agar mereka faham dan tahu mengenai tata kelola pemerintahan desa. Karena banyaknya Kades baru yang harus menerima pembekalan, maka pemberian pembekalan dibagi menjadi tiga gelombang. Gelombang pertama 114 Kades, gelombang kedua 113 kades, dan gelombang ke tiga 114 kades. Demikian dijelaskan Ka dinpermades Kabupaten Purworejo Agus Arie Setyadi saat dikonfirmasi awak media di rung kerjanya Rabu (4/9).

Cukup banyak materi pembekalan yang diberikan, diantaranya Bupati Purworejo Agus Bastian memberikan pembekalan tentang tata kelola pemerintahan desa, Kadinpermades memberikan pembekalan tentang managemen pemerintahan desa, dari Bappeda tentang perencanaan , dari Kejari tentang penguasaan materi , dari Inspektorat tentang pengawasan, dari kantor pajak pratama tentang pajak.

Dikatakan , diharapkan dengan lengkapnya pembekalan untuk Kades baru kelak dalam mengelola pemerintahan desa akan berjalan mulus. Terutama dalam mengelola Dana Desa dan Alokasi Dana Desa. Sebab desa banyak sekali mengelola dana, kecuali DD dan ADD, juga mengelola dari Ban gub( bantuan gubernur ),PDRB dan pendapatan asli desa.

Agus Arie menjelaskan jumlah Dana Desa (DD) yang berasal dari APBN, Kabupaten Purworejo menerima Rp 369 milyar, Alokasi Dana Desa (ADD) sesudah mendapat perubahan APBD dana yang dikucurkan ke desa sebesar Rp 109 milyar.
Tercatat, DD terkecil yang diterima desa adalah Rp 695 juta, dan terbesar sebanyak Rp 1,5 milyar. Dana tersebut harus dikelola secara serius untuk kepentingan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat, ujarnya.

Di Kabupaten Purworejo terdapat 25 kelurahan, masing – masing kelurahan juga menerima Dana Kelurahan sebesar Rp 1, 028 milyar. Dana Kelurahan dikelola oleh kelompok masyarakat ( Pokmas) yang tujuanya untuk pembangunan serta kesejahteraan masyarakat. Mengenai besar kecilnya DD kata Agus, tergantung dari luas desa, jumlah penduduk dan demografi . Oleh karena itu jumlah DD yang diterima di masing – masing desa bervariasi, jelas Agus Arie menandaskan. (A/Kun)