BNNK Dan Pusat Bimbingan Rawan Narkoba Pedesaan

Rakyatmerdekanews.com, Gayo Lues – Badan narkotika nasional Kabupaten bekerjasama dengan BNN RI melaksanakan kegiatan bimbingan teknis bagi masyarakat yang dinilai kawasan rawan narkoba yang tinggal di pedesaan.

Kegiatan acara ini mulai pukul 10/00 wib bertempat dalam ruangan gedung nusa indah, desa kutelintang jalan Blangkejeren-Takengon, peserta yang hadir dari kalangan tokoh masyarakat maupun dari beberapa instansi terkait yang ada di kabupaten Gayo Lues.

Selaku narasumber Brigjen ANDJAR, D. menyampaikan Gayo lues ini pada tahun mendatang dapat kita ciptakan sama-sama kedepan petani ganja beralih pungsi menjadi petani tanaman jagung, dan progam ini juga telah berlajalan di desa Pepelah kecamatan pining, dan desa Agusan kecamatan petani-petani. Kemudian masyarakat kedepan jangan berharap pada setiap tahun mendapatkan bantuan dari pemerintah, ini tidak mungkin jelasnya.

Dilanjutkan kepala BNNK Gayo Lues FAUZUL IMAN untuk tahun ini kita telah beberapa kali melakukan bimtek untuk menjalankan program kegiatan dengan masyarakat melibatkan kalangan dari tokoh-tokoh masyarakat.

tujuanya BNNK dan BNN RI agar masyarakat tidak tergiur lagi dengan tanaman barang haram tersebut, sehingga secara perlahan-lahan akan menentas hilang petani ganja.

BNNK setelah melihat kegiatan masih pedesaan melaksanakan program tanaman komiditi jagung kemungkinan beberapa tahun kedepan petani ganja tidak adalagi rasa ketertarikan karena dari hasil jagung dapt mendorong pertumbuhan, dan meningkatkan perekonomian, melalui binaan di desa tersebut.

Ditambahkan Fauzul iman sebenarnya kita sangat rugi apabila petani lemah kesadaran salah satu contoh seperti, petani menanam ganja tentunya menebang hutan dan menggundulinya, dampaknya yang akan terjadi untuk seterusnya kemungkinan bisa saja terjadi banjir dan longsor.

Kami dari BNNK bekerjasama sama denfan Pemerintah daerah dan BNN RI terus-menerus melakukan pembinaan melalui program kegiatan tanaman komiditi jagung.

Di akhir acara para Asisten 1 Ardansyah. Asisten 3 Bambang menyampaikan penanam ganja sangat bahaya penjara menunggu mereka yang melakukanya, untuk mencegah persoalan tentang tanaman ganja Pemerintah merancang program lebih optimal melalui tanaman yang menghasilkan bagi masyarakat

Sungguh sangat luar biasa kepala BNK Gayo Lues baru beberapa bulan menduduki BNNK mampu melakukan kegiatan nyata menyentuh masyarakat, ini menjadi contoh yang baik menumbuhkan perekonomian lebih subur bagi masyarakat petani yang ada dalam kawasan rawan narkoba di kabupaten Gayo Lues.(Kasimsyah Gayo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *