Priode Bulan Agustus 2019, Kepolisian Pelabuhan Tanjung Priok Ungkap Berbagai Jenis Kasus

Rakyatmerdekanews.com, Jakarta – Berbagai kasus yang telah diungkap Kepolisian Pelabuhan Tanjung Priokp pada priode Agustus 2019,diantaranya pemalsuan Buku Kir (Kartu Uji Berkala),Pemalsuan Meterai,Pemalsuan SIO (Surat Izin Operator).

Diketahui,berawal dari informasi yang didapat dari masyarakat,Unit Sat Reskrim menelusuri adanya penggunaan Buku Kartu Uji Berkala kendaraan Truk.”Polisi lakukan penguatan pengungkapan adanya penggunaan Buku Kir tersebut,”kata Kombes Pol P Argo Yuwono,Kabid Humas Polda Metro Jaya dan didampingi AKBP Reynold Hutagalung Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Atas pengembang tersebut di wilayah Lorong IV Timur Kelurahan Koja,Jakarta Utara,pelaku berinisial ID dapat ditangkap.”Tidak sampai disitu saja. Kemudian ditelusuri asal muasal barang bukti Buku Kir berasal,”ungkap Argo Yowono.

Dan bernisial IZ didapat asal Buku Kir dan dibuat AS alias F yang lakukan pengeditan Blanko Kosong yang berasal dari DP. Perbuatan yang dilakukan kelompok pelaku tersebut merugikan Negara dan kerugian angkutan.

Sedangkan pelaku pemalsuan meterai tempel dengan nominal Rp 3000 dan Rp 6000,dengan pelaku R dan C (DPO),diketahui memberikan dampak kerugian Negara dua ratus juta rupiah. Begit juga pelaku pemalsuan SIO dengan tersangka BS yang didapat dari EEL yang merupakan karyawan CV Perhubungan yang beralamat di Jalan Tenggiri,Jakarta Utara. Dan kerugian Negara ditaksir tiga ratus juta rupiah.

Akhirnya pelaku pemalsu Buku Kir Berkala disangkakan dengan pasal 263 KUHP dan ancaman hukuman 6 tahun. Sedangkan pemalsu meterai dan pemalsuan SIO,dengan pasal 13 UU RI nomor 13 tahun 1985 tentang Bea Materai Subsider Pasal 253 KUHP atau pasal 257 KUHP dengan pidana 7 tahun. Dan pemalsu SIO dikenakan pasal 263 KUHP pidana 6 tahun penjara.(Delly M)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *