Wed. Apr 1st, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Pendemo di DPRD Garut Bubarkan Diri, Usai Dandim dan Kapolres Naik Mobil Orasi

Garut — Ratusan pendemo memadati depan Gedung DPRD Kabupaten Garut menolak Revisi Undang-undang (UU) KPK, Revisi UU Pertanian , Revisi UU KUHP serta sebelas tuntutan lainnya.

Para pendemo yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa  dan Pemuda Garut (AMPG) beserta ratusan Siswa SMK-SMA dan emak -emak militan ini awalnya berjalan dari simpang lima Garut dengan membawa mobil orasi.

Selain berorasi di Bundaran tersebut sempat juga berorasi di depan Kantor Bupati Garut dilanjut ke Depan Kantor DPRD Garut, Kamis 26/9/2019 pagi.

Suasana yang kian memanas terjadi di depan gerbang DPRD meminta Ketua DPRD menerima perwakilan pendemo menyampaikan aspirasinya

Tak ingin demo berubah brutal, Ketua DPRD pun akhirnya menemui ratusan pendemo dan menerima perwakilan para pendemo.

Hal yang menarik terjadi, usai Dandim 0611/Garut Letkol Inf. Erwin Agung Teguh Wiyono Andrianto ST MTr (HAN) bersama Kapolres Garut AKBP Dede Yudy Ferdiansyah menyampaikan pesannya ratusan pendemo langsung membubarkan diri dengan tertib.

Dari atas mobil orasi Kapolres menyampaikan harapannya agar Garut tetap aman dan kondusif mengajak duduk bareng dengan perewakilan pendemo.

” Saya ingin Garut aman dan kondusif, mari duduk bersama, sampaikan aspirasi dengan damai dan sejuk,” kata  Garut AKBP Dede Yudy Ferdiansyah  yang baru satu hari menjabat Kapolres Garut.

Sementara Dandim Garut Letkol Inf Erwin Agung mengajak warga Garut menjalankan aturan yang ada bersama sama agar tercipta keharmonisan dalam kehidupan khusunya warga Kabupaten Garut.

” Mari kita sama sama saling menghormati menjalankan aturan yang ada di Kabupaten Garut berikan rasa aman dan nyaman sampaikan aspirasi dengan Baik,” terang Letkol inf Erwin Agung

Sambutan Dandim disambut antusias ratusan pendemo yang langsung membubarkan diri. (Ikh)