Mon. Feb 17th, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Kejari Inhu Kembalikan Keuangan Negara

Rengat – Bidang intelejen dan Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hulu (Inhu) mengamankan uang senilai Rp330 juta dari dana hibah Pemerintah Provinsi Riau atas program Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP) Desa Tani Makmur, Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Inhu.

“Tim operasi telah melakukan upaya pencegahan preventif dan persuasif dalam pengamanan aset daerah berupa uang sebesar Rp.330 Juta untuk mencegah terjadinya penyimpangan yang berpotensi menghambat, mengagalkan dan menimbulkan kerugian bagi keuangan negara” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Inhu, Hayin Suhikto, SH.,MH

Menurut Hayin, perkara korupsi Itu tidak harus melakukan tindakan, lebih baik melakukan pencegahan dan mengamankan untuk mengembalikan keuangan negara itu sendiri.

“hilangkan asumsi bahwa Jaksa itu selalu menindak dan tidak bisa melakukan pencegahan, pengamanan uang inilah salah satu bukti bahwa intelejen Kejari Inhu melakukan pencegahan” katanya.

Lebih lanjut Hayin menyampaikan bahwa uang tersebut diserahkan kembali ke kepala desa agar bisa digunakan untuk kemakmuran masyarakat.

“Mudah – mudahan ini awal yang baik, kedepan bisa mengamankan lebih daripada itu dan bidang Datun sudah melaksanakan kerjasama dengan Bumdes Desa Tani Makmur akan pengunaan dana tersebut” pungkasnya.

Sementara itu Wakil Bupati Indragiri Hulu, H. Khairizal, SE.,M.Si mengapresiasi kinerja kejari inhu atas langkah yang ditempuh terhadap pengunaan dan penyelamatan uang negara.

“Ini merupakan sesuatu yang baru bagi kami, karena biasanya kejaksaan selalu melakukan tindakan-tindakan, terima kasih atas diadakannya operasi intelejen ini dan kami harapkan dengan adanya operasi ini kami bisa bekerja lebih baik”ujarnya.

Seperti diketahui rangkaian kegiatan operasi intelejen yang dilaksanakan oleh seksi intelejen kejari inhu terkait dana UED SP yang bersumber dari hibah Pemprov Riau pada tahun 2011 sebesar Rp.500 Juta yang langsung diserahkan ke desa-desa dan pada 2014 keluar Pergub terkait pemberhentian pengelolaan dana tersebut. Berdasarkan data yang diperoleh intelejen Kejari Inhu menemukan pengunaan dana di Desa Tani Makmur yang tidak sesuai dengan penggunaannya.

Uang diterima langsung oleh kades Tani Makmur, Rianto dari Kajari Inhu disaksikan para Kasi Kejari Inhu, Wabup Inhu Khairizal, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hulu Ir Hendrizal, SE.,M.Si, Kasatpol PP Bobby Rachmat, Kabag Hukum, Camat Rengat Barat H. Hendri, S.Sos, M.Si dan pejabat struktural Bapemaspemdes. (ips)