Geliat Pelabuhan Tersibuk di Indonesia, OP Konsisten Terapkan SOP

Rakyatmerdekanews.com,Jakarta – Standard Operasional Presedur (SOP), menggeliat untuk pelayanan dan pengawasan kapal, barang, penumpang dan awak kapal di pelabuhan tersibuk di Indonesia,Pelabuhan Tanjung Priok. Komitmen SOP ini didasari tindak lanjut dari penandatanganan deklarasi bersama pembanguan zona integritas kawasan pelabuhan dan badar udara menuju wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM) di Pelabuhan Tanjung Priok waktu itu.

Kepala Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok, Capt Hermanta,menjelaskan,tidak adanya proses pelayanan kapal, barang, penumpang dan awak kapal secara terpadu di pelabuhan Tanjung Priok,maka Instansi terkait dan badan usaha pelabuhan (BUP) di Tanjung Priok berkomitmen melakukan kolaborasi/integrasi sistem proses bisnis pelayanan kapal, barang, penumpang dan awak kapal secara efektif dan efisien.”Untuk menyusun SOP perlu komitmen bersama semua instansi terkait di pelabuhan Priok,”kata Capt Hermanta,saat memberikan sambutan pada kegiatan penandatangan SOP Pelayanan dan Pengawasan Kapal, Barang, Penumpang dan Awak Kapal di Pelabuhan Tanjung Priok,pada Selasa (5/11/2019),di Terminal Penumpang Nusantara,Pelabuhan Tanjung Priok. Hadir dan menyaksikan penandatanganan SOP tersebut,diantaranya unsur dari Instansi Karantina Kementerian Pertanian, Kantor Syahbandar Pelabuhan Tanjung Priok, KPU Bea dan Cukai Tanjung Priok, Kantor Imigrasi Pelabuhan Tanjung Priok, dan PT.Pelabuhan Indonesia II/IPC Tanjung Priok.Juga Kantor Kesehatan Pelabuhan Tanjung Priok, Kantor Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok, Kantor Kepolisian Resort Pelabuhan Tanjung Priok.

Penandatangan SOP itu juga disaksikan Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub, Ahmad serta yang mewakili Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara- Reformasi dan Birokrasi (Menpan RB) Andrea Anas. Bagian akhir Capt Hermanta berucar, penandatanganan SOP itu sebagai bukti komitmen bersama seluruh instansi pemerintah dan BUP khususnya pada wilayah pelabuhan Tanjung Priok untuk mencapai tujuan bersama untuk mewujudkan penyelengaraan dan pelayanan Pemerintah yang baik, dengan prinsip good governance bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Lebih jauh,dia katakan, pada era revolusi Industri 4.0 saat ini, seluruh instansi Pemerintah dan BUP berkomitmen dalam pembenahan pelayanan publik khususnya untuk proses pelayanan dan pengawasan kapal, barang, penumpang dan awak kapal di pelabuhan Priok dengan menggunakan sistem teknologi informasi untuk membangun keterpaduan sistem pelayanan publik yang terintegrasi dengan mengacu pada proses bisnis yang memiliki/service level standard.

Saat ini, di Pelabuhan Tanjung Priok untuk proses pelayanan kapal dan barang telah mengunakan Sistem berbasis Internet seperti; Inaportnet yaitu Sistem yang digunakan oleh Pengguna jasa (Agen Pelayaran, Perusahan Bongkar Muat, Perusahan Jasa Taransportasi dan Terminal Operator).

Selain itu, SIMPADU yaitu Sistem layanan kapal dan barang di Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok; SPS Online yaitu Sistem layanan kapal dan barang di Kantor Syahbadar Utama Tanjung Priok; INSW yaitu Sistem layanan kapal dan barang pada Kantor Bea dan Cukai.

Kemudian, VMS yaitu Sistem layanan kapal dan barang pada Badan Usaha Pelabuhan (PT. Pelindo II Persero); serta Pelayanan kapal melalui Vessel Traffic System (VTS) sebagai langkah digitalisasi Pelabuhan untuk mengatur lalu lintas kapal yang berada di perairan Pelabuhan Tanjung Priok guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pelayaran yang di Operasikan oleh Kantor Navigasi kelas 1 Tanjung Priok.

Ada pula, Marine Operting System (MOS) yakni pelayanan penyadaran kapal melalui pemanduan sehingga waktu tunggu kapal sandar lebih singkat dan cepat; serta SIMPONI yaitu Sistem Pelayanan pembayaran atas Jasa Penerimaan Negara Bukan Pajak PNBP secara online pada Kemeterian Keuangan.

Adapun dalam hal pelayanan barang, kini Pelabuhan Tanjung Priok telah mengiplementasikan sistem antara lain; DO online guna mengitegrasikan transaksi Dokumen antara Perusahaan Pelayaran, Terminal Operator yang ada di Pelabuhan Tanjung Priok.(Delly M)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *