Mon. Feb 17th, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Kini, Dana Desa Dapat Digunakan Untuk Pencegahan Narkoba

Gayo Lues, rakyatmeedekanews.com– Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten gayo lues mensosialisasikan tentang bahaya narkoba di desa Rigep dalam lingkungan masyarakat kecamatan Dabun Gelang.

Fauzul Iman,ST, M.Si terjun langsung ketengah masyarakat sekaligus menjadi pemateri terkait bahaya Narkoba dan Strategi pencegahanya, (29/11).

Dalam Kegiatan itu Acara mulai pada pukul 20:30 Wib oleh Pengulu Kampung Rigeb diwakili oleh Jemadat Sekretaris kampung.
peserta yang hadir sekitar 45 (empat puluh lima) orang dari kalangan Pemuda serta Masyarakat setempat.

Jemadat menyampaikan kita agar mengikuti kegiatan seperti ini dengan serius juga dapat memberikan informasikan yang tepat dengan tetangga baik masyarakat yang belum dapat hadir jelasnya

Pengarahan Kepala BNNK Gayo Lues Fauzul Iman, ST, M.Si, bahwa Peraturan mendagri No. 12 Tahun 2019 Pasal (2)
Gubernur, Bupati / Walikota melakukan fasilitasi pencegahan penyalahgunaan narkotika di wilayah masing-masing yang dilakukan & koordinasikan oleh kepala SKPD yang membidangi urusan kesatuan bangsa dan politik.
Pasal 4 (1) – pencegahan, antisipasi, penanganan, partisipasi masyarakat, Rehabilitasi, pendanaan dan saksi
Pasal 4(2) Sosialisasi
Pasal 4(3) Deteksi dini ( Tes urine, satuan tugas relawan anti narkoba)

Untuk itu salah satunya pencegahan Narkoba Kepala Desa dapat mengunakan dana APBK Kampung untuk melaksanakan kegiatan Sosialisasi, Pembentukan Satgas Narkoba dalam Desa dan Menjadikan Desa Bersih Dari Narkoba.

Permasalahan Narkoba bukan Permasalahan BNN,Pemda, Polisi, TNI . Melainkan Permasalahan Narkoba adalah Permasalahan Kita Bersama untuk itu, saya harapkan bagi Pemuda maupun Orang Tua bisa menjadi benteng dapat mencegah peredaran gelap narkoba di Kabupaten Gayo Lues, ter’utama khususnya Desa Rigeb.

“Saat ini BNN sudah mencanangkan Program GDAD yang mendapat perhatian dari Bappenas, program GDAD ini bertujuan mengalih Pungsikan Petani Ganja menjadi Petani Komoditi unggulan.
Masing- Masing tempat lokasi yang mereka unggulkan, Sekarang ini untuk objek, tempat Binaan BNN yang berada 2 (dua) lokasi yaitu; Kecamatan Blangkejeren.Desa Agusen, menggantikan tanaman Ganja beralih mengembangkan tanaman kopi.

Kecamatan Pining, Desa Pepelah menganti tanaman ganja tanaman dengan Jagung kepala Bnnk Berharap agar 11 Kecamatan dapat nantinya jadikan sebagai objek GDAD sesuai dengan komoditi unggulan masing-masing Daerah tersebut, seperti Jahe Merah, coklat, Jernang dan tanaman lainya.

Pada kesempatan yang sama lanjut Fauzul menyampaikan apabila ada keluarga, kerabat sudah terkontaminasi dengan dampak bahaya Narkoba agar dapat membawa Langsung ke Klinik Pratama BNNK Gayo Lues, untuk rehabilitasi supaya dapat kuta pulihkan kembali karena pemakai itu adalah korban.

Di akhir kegiatan tersebut di adakan sesi tanya jawab BNNK dengan masyarakat tentang materi-materi yang telah disampaikan oleh BNNK, kemudian beberapa jam akan berakhir kegiatan itu harapan kepala BNNk dan kepala kampung kegiatan itu dapat bermanfaat bagi masyarakat Rigep nantinya.

Pemerintah daerah gayo lues sangat mendukung program dan kegiatan yang dilakukan oleh BNNK Gayo Lues.
(Kasimsyah Gayo)