Mon. Jan 20th, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Lagi, Jalur Selatan Kabupaten Purworejo Kembali Renggut Korban Jiwa

RMNews, Purworejo – Kecelakaan lalulintas kembali korban jiwa di Jalan Daendels wilayah Kabupaten Purworejo jalur yang dikenal rawan lakalantas terutama malam hari. Hal tersebut dikarenakan minimnya lampu penerangan. Demikian dijelaskan Kasatlantas Polres Purworejo AKP Marlin Supu Payu SH saat konfrensi pers di loby mapolres, Jum’at (29/11).

Menurut kasatlantas bahwa untuk meminimalisasi jatuhnya korban lakalantas di jalur tersebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub). “Kini Dishub sudah memasang rambu-rambu peringatan jalan tersebut rawan kecelakaan,” ungkapnya.

Dalam konferensi pers Jumat (29/11/2019) di Polres setempat dia menyampaikan keterangan seputar kecelakan maut yang terjadi di ruas jalan itu, be

Dikatakan,kecelakaan lalulintas yang melibatkan bus Sugeng Rahayu tujuan Surabaya-Bandung di Jalan Daendels pada Rabu 13 November 2019 sekitar pukul 23.30 tersebut,telah menelan korban empat orang meninggal dunia.
“Kecelakaan itu sendiri terjadi di depan rumah Kepala desa Nampurejo Kecamatan Purwodadi Kabupaten Purworejo.”ungkapnya.

Menurut keterangan dari sopir bus Sugeng Rahayu Agus (38) penyebab lakalantas karena menghindari sepeda motor yang mendadak berhenti di depannya.

“Secara reflek saya membanting stir ke kanan, namun naas bus mengalami slip dan menabrak pohon bus sampai berputar arah.
Dari arah berlawanan, muncul truk Nopol W-9073-A yang dikemudikan Kus Fendik (37) warga Desa Warujayeng RT 02 RW 04 Kecamatan Tanjung Anom  Kabupaten Nganjuk Jawa Timur.
Di belakang truk melaju mobil Box nopol AG 8452 RH yang dikemudikan Bero (29) warga Desa Beji RT 01 RW 02 Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung Jawa Timur.
Akibat jarak yang terlalu dekat kecelakaan karambol itu tidak bisa dihindari,” terang Agus kepada awak media .

Kasat Lantas Polres Purworejo, AKP Marlin S Payu SH, Jumat (29/11/2019)  menerangkan sopir bus melakukan pelanggaran.

“Apa yang dilakukan oleh Agus sebagai sopir bus jelas telah lalai karena melanggar peraturan jalur trayek. Seharusnya bus tersebut tidak melintas di Jalan Daendels melainkan melintas melalui Terminal Purworejo. Dari kelalaiannya berakibat jatuh korban luka dan meninggal dunia,”

Dari data yang diperoleh , salah seorang penumpang yang meninggal dunia adalah rekan sejawatnya, sama-sama anggota polisi.
Korban bernama Agus Sukamto (38) anggota polisi berpangkat Bripka warga Desa Banjaran Wetan RT 03 RW 20 Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung Agung, yang sedang melaksanakan cuti selama 12 hari, jelasnya.

Untuk mempertanggung jawabkan akibat kelalaiannya tersebut Sopir bus terancam hukuman 6 tahun penjara, ungkap Marlin. (Kun)