Mon. Feb 17th, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Geger, Misteri Temuan Wanita Telanjang di Kebun Jagung Ngawi Terkuak

Ilustrasi korban kriminalitas

NGAWI – Misteri temuan wanita telanjang di kebun jagung Ngawi, Jawa Timur yang sempat menggegerkan warga itu akhirnya terungkap. Terkuaknya peristiwa tersebut berawal dari aplikasi perjodohan.
Pelaku diketahui Muhammad Iqbal Maulana (19) sedangkan korbannya bernama Beladia Ulul Azmi, dari keterangan pelaku, saat itu yang notabene keduannya baru saling kenal.

Kapolres Ngawi AKBP Dicky Ario Yustianto menuturkan bahwa sejak awal pertemuan pelaku hanya ingin menguasai sepeda motor korban.
“Pelaku memang sudah menrencanakan dari awal menguasai harta korban,” tegas Dicky, Jumat (27/12/2019).

Dikatakan, lulusan AKPOL 1999 juga menyebut awalnya pelaku dan korban berkenalan melalui aplikasi pencarian jodoh Hello Yo pada awal Desember lalu dan memutuskan untuk kopi darat 22 Desember 2019, katanya.

“Keduannya sepakat pertemuan di Perempatan Bajarejo. Kemudian jalan-jalan ke Alun-alun Ngawi,” terang Kapolres Ngawi tersebut.

Namun dalam perjalanannya terjadi cekcok antar keduannya, karena pelaku berniat meminjam sepeda motor dan ditolak olah korban.
Tak pelak jika pelaku akhinya membawa korban ke kebon jagung, Korban dalam perjalanannya berontak hingga keduannya terjatuh melihat kondisi itu justru membuat pelaku semakin beringas.

“Emosi pelaku makin menjadi hingga memukul korban dengan tangannya yang ada bati akiknya sebanyak tiga kali bahkan korban dipukul dengan kunci kontak sebanyak dua kali” imbuh Dicky.

Merasa terancam keselamatnnya korbanpun meminta tolong, takut teriakannya didengar warga, korban akhirnya mencekik korban hingga , meninggal dunia.

Untuk menghilangkan jejak, baju dan dalaman korban di buang ke sungai, sedangkan handphone beserta sepeda motor korban dibawa kabur untuk di jual, lanjutnya.

Selain menangkap pelaku utama, polisi juga menangkap Miskano (28) warga Krian Sidoarjo sebagai penadah barang korban.
Dalam kasus ini, Muhammad Iqbal dikenai pasal 365 KUHP dan 228 KUHP dengan ancaman selama-lamannya 15 tahun penjara. Sedangkan Miskano dikenai pasal 480 KUHP tentang penadahan dengan ancaman hukuman 2 tahun penjara, ungkapnya.

Perlu diketahui, korban ditemukan tewas telanjang di Petak Resort Pemangku Hutan (RPH) Sidowayah. Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kedunggalar, Ngawi. Saat ditemukan korban hanya mengenakan BH yang tertarik ke atas tidak menutupi panyudara korban dan sebuah celana dalam tersangkut di ujung kaki.

Pada tubuh korban terdapat beberapa luka bekas penganiayaan, diantaranya pada kepala, mata kaki kiri dan bekas kecukan di leher korban. (ikh)