Thu. Nov 26th, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Jangan Hanya Turun Berikan Bantuan dan Obat-obatan, Tapi Lakukan Antisipasi Banjir Susulan !!!

Rakyatmerdekanews.com, Jakarta – Sidang kabinet paripurna pertama di tahun 2020 berlangsung hari ini di Istana Negara, (6/1).
Dalam kesempatan itu, kepada segenap jajaran pemerintah terkait. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan untuk turun langsung ke lapangan dalam melakukan penanganan banjir yang terjadi di beberapa wilayah, tegasnya.

“Perintah ini saya kira tidak usah saya ulang-ulang lagi. Seluruh kementerian yang berkaitan dengan banjir saya minta benar-benar terjun ke bawah, “tegas Presiden Jokowi.

Ditambahkan, Kementerian Kesehatan turun menangani kesehatan warga terdampak, Kementerian Sosial dan Kementerian BUMN juga bergerak memberikan bantuan yang dibutuhkan.

Presiden kembali menegaskan Kementerian Dalam Negeri agar mengingatkan seluruh kepala daerah agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim hujan yang cukup ekstrem ini dengan perencanaan dan persiapan melakukan evakuasi bagi warga yang terdampak banjir.

Sementara, TNI, Polri, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana untuk terjun langsung dan memberikan bantuan tenaga ke lokasi-lokasi terdampak banjir. Secepatnya, pungkasnya.

Adheri Zulfikri Sitompul SH, MIP, CLA, Sekjend Praktisi Hukum Muda Indonesia mendukung langkah tegas Presiden Bapak Jokowi terkait persoalan penanganan banjir yang terjadi di beberapa wilayah. Namun sangat disayangkan di lokasi yang berbatasan langsung dengan Ibukota yakni di seputaran Ciledug Indah, Puri Kartika, Maharta sekitarnya yang terdampak banjir. Hingga hari ini masyarakatnya bahu- membahu secara mandiri membersihkan sisa-sisa barang yang dapat diselamatkan, meski tanpa adanya kedatangan pejabat setingkat Walikota, DPRD, apalagi kementerian, paling banter pak camat atau lurah yang datang, ucapnya.

Yang dibutuhkan saat ini menurut pria yang akrab disapa AZS itu, langkah kongkrit dengan melakukan normalisasi aliran sungai atau dilakukan pengerukan, bukan sekedar bantuan obat-obatan maupun lainnya oleh karena yang sangat dikuatirkan adalah serangan ulang air hujan maupun air buangan dari hulu yang tidak mampu ditampung oleh aliran sungai yang dangkal, ditambah lagi dengan tumpukan sampah yang dibawa, ujarnya.

“Jadi menurut saya, sikap tegas pak Jokowi meminta semua pejabat terkait tidak hanya turun tangan meninjau dan memberi bantuan setelah terjadi bencana, melainkan juga melakukan antisipasi banjir susulan, “tutup Adheri .(Tim)