Tue. Feb 18th, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Gibran: Tak Usah Nunggu Saya Jadi Wali Kota, Besok Tim Saya Kerjakan!

SOLO – Memiliki jiwa petarung yang handal, dan tak akan pernah gentar saat menghadapi setiap tantangan. Karena apapun, setiap pemimpin harus bisa menjadi petarung yang kuat. Bukan sekadar bertarung melawan orang lain, namun juga bertarung melawan dirinya sendiri. Setiap manusia sudah dilengkapi dengan gen pemenang di dalam tubuhnya. Tidak semua orang mengetahui hal ini. Setiap dari Anda memiliki gen pejuang gigih yang diwariskan oleh sang ayah dan gen ketahanan mental yang diwariskan oleh sang ibu. Itulah salah satu karakter maupun jiwa yang melekat kental pada diri seorang Gibran Rakabuming Raka (32).
Berangkat dari hal tersebut diatas, setiap melakukan kegiatan blusukannya, Putra sulung Presiden Jokowi itu harus siap menerima segala kosekuensinya, baik suka maupun duka. Bahkan, tak jarang Gibran harus menerima masukan kritis saat blusukan ditengah warga Kota Solo. Namun Mas Gibran tetap tenang dalam setiap menjawab usulan maupun pertanyaan-pertayaan tajam dari warga untuk diberikan jalan keluar tebaiknya.
Terbukti saat Gibran ditantang oleh puluhan tukang becak yang ada di Kota Solo, Jawa Tengah di kawasan Lojiwetan, Selasa (7/1).
Kepada Gibran mereka mengeluhkan soal kiprah armada becak yang lambat laun ditinggalkan masyarakat dikarenakan kemajuan teknologi. Dalam kesempatan itu Gibran diminta membuatkan kebijakan yang ada payung hukumnya kalau becak boleh pakai mesin di belakang biar memudahkan tenaga.
Dengan tenang, Gibran mengusulkan, bagaimana jika becak di-plot ke tempat-tempat wisata. Bukan sebagai armada transportasi.

Diskusi bersama berjalan dinamis, Gibran tampak mencatat semua keluhan dan menjawab pertanyaan dan masukan yang membangun dengan bijak.

Lantas, saat Gibran menyambangi warga RW. 02, Kadipiro, Banjarsari, Surakarta, untuk melakukan dialog mengenai permasalahan yang ada di lingkungan tersebut pada Rabu (15/1/2020) malam.
Warga mengusulkan untuk lebih memajukan daerah Solo utara, Dahulu seingat warga pada tahun 2004, Solo Utara konsepnya akan dijadikan Kota Satelit. Kemudia keluhkan warga soal Jalan Kolonel Sugiyono yang terdampak macet

akibat seringnya lalu lalang kereta api yang lewat di perlintasan rel Joglo.

Gibran pun langsung mencatat hal tersebut karena adanya wacana akan dibuatkan flyover.

Daryanto selaku ketua RT 01 mengungkapkan untuk lebih memperhatikan area Jalan Kolonel Sugiyono ini. “Kalau Jalan Kolonel Sugiyono ini adalah jalan provinsi ya jadi harus koordinasi dengan provinsi dulu, saya perhatikan di sini masih sering berlubang dan banjir,” jawab Gibran.

Gibran akan mendelegasikan timnya untuk survey ke wilayah ini apabila terjadi banjir agar bisa ditemukan penyebab luapan air.

Warga juga mengeluhkan soal buruknya kualitas air di daerah Kadipiro ini, Gibran pun menyanggupi memberi solusi untuk pembuatan sumur dalam. “Kalau sumur dalam tidak usah nunggu saya jadi Wali Kota, nanti tim saya yang akan survey, asal saya disediakan tempat saja,” tandas Gibran diiringi riuh tepuk tangan warga. (Tim)