Sat. Dec 5th, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Wow, Chaerul Pria Mengenyam Pendidikan Kelas 3 SD Ini Berhasil Terbangkan Pesawat Rakitannya

Rakyatmerdekanews.com, Pinrang – Seorang montir dari Pinrang, sukses merakit pesawat terbang jenis ultra light hingga akhirnya berhasil terbang.

Warga Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel), bernama Chaerul tersebut, sukses membuat pesawat terbang setelah beberapa kali uji coba. Pesawat tersebut berhasil diterbangkan oleh Chaerul di kawasan pantai Ujung Tape, Kecamatan Mattiro Sompe, Pinrang, pada Rabu 15 Januari 2020 pagi.

Chaerul menuturkan, bahwa dirinya sempat merasa was-was dan gemetaran, ketika ia berhasil menerbangkan pesawat buatannya itu. Pasalnya, ia beberapa kali sempat gagal terbang, tuturnya.

“Alhamdulillah pesawat yang saya rakit, akhirnya bisa terbang. Saya sempat gemetaran saat pesawat ini mulai mengudara di atas perairan pantai Ujung Tape,” jelas dia lagi.

Sebelumnya, Chaerul sempat gagal mengudara saat melakukan uji coba Take off di Lapangan Terbang Malimpung, Kecamatan Patampanua, Pinrang, pada awal bulan Desember 2019 lalu.

Chaerul merakit pesawat terbang jenis Ultra Light itu, hanya dengan bermodalkan barang rongsokan yang banyak ditemui di bengkel miliknya. Chaerul yang sehari-harinya berprofesi sebagai montir ini, gemar memodifikasi motor.
Chaerul hanya sempat mengecap pendidikan kelas 3 Sekolah Dasar ini mengaku, jika ia terobsesi membuat pesawat terbang karena penasaran ingin naik pesawat, sehingga ia memamfaatkan barang rongsokan untuk ia rakit menjadi pesawat Ultra Light.

 

“Saya belum pernah naik pesawat, makanya bikin sendiri,” kata dia.
Pesawat terbang jenis Ultra Light rakitan Chaerul ini, terbuat dari barang bekas seperti roda gerobak pengangkut pasir, sedangkan sayap yang terbentang di atas pesawat terbuat dari parasut bekas yang biasa dijadikan penutup mobil. Adapun mesinnya, terbuat dari mesin motor Kawasaki Ninja RR 150 CC.

Chaerul merakit pesawat hanya dengan modal belajar dari YoutuBe dan ia mulai merakitnya bersama 2 orang rekannya dan telah menghabiskan biaya sekira 8 juta rupiah untuk badan pesawat dan 15 juta rupiah untuk membeli mesin motor Ninja RR 150 cc jelasnya. (AM)