Sat. Mar 28th, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Anggota DPR RI Berikan Dua Pertanyaan ke Menteri Kelautan dan Perikanan RI 

Jakarta – Pulau 1000 sudah menjadi Konstituen terbesar Fahira Idris, kita bangun Pulau 1000 yang modern, maju Kotanya dan penuh kebahagiaan untuk warga Kota Jakarta, ungkapan Fahira Idris Anggota DPR RI saat Rapat Kerja (Raker) dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Edhy Prabowo dalam membahas Program Kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan tahun 2020.

Dimana Fahira Idris Anggota DPR RI memberikan dua pertanyaan ke Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo diantaranya, Pertama, Melalui berbagai dialog dengan beberapa pemangku kepentingan, saya mendapat informasi bahwasanya ekspor perikanan Indonesia dikenai beragam hambatan nontarif di negara tujuan terutama terkait serifikasi kesehatan hingga karantina. Persoalan sertifikasi kesehatan terletak pada pengurusannya. Dari informasi yang saya dapat mengurus sertifikasi ini biayanya mahal dan tentunya memberatkan bagi para eksportir. Semantara di Karantina persoalannya adalah produk kita sering ditolak ketika sudah masuk dan diperiksa oleh badan karantina negara tujuan, lantaran dinilai tidak memenuhi standar kesehatan atau kebersihan produk makanan. Untuk karantina ini saya melihat memang banyak negara-negara saat ini yang memang sengaja meningkatkan syarat impor dari sisi kesehatan untuk produk perikanan dengan tujuan agar produk perikanan negara lain tidak masuk ke negara mereka. Bagaiman KKP menyikap hal ini.?, Selanjutnya pertanyaan kedua, terkait revisi beberapa Permen. Satu yang menarik perhatian saya adalah wacana dari KKP untuk merevisi Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) No.71/2016 tentang Jalur Penangkapan Ikan dan Penempatan Alat Penangkapan Ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia. Kenapa menarik, karena ini membuat gelisah nelayan tradisional sekaligus nelayan skala kecil. Kerena Permen No.71 ini untuk melindungi keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan yang ada di wilayah laut Nusantara. Kami ingin mendapat penjelasan terkait revisi permen ini. Kami ingin penegasan dari Pak Menteri bahwa jika memang benar Permen ini mau direvisi tidak merugikan nelayan tradisional dan menjamin keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan kita?, Itulah dua pertanyaan Fahira Idris Anggota DPR RI ke Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, Jakarta, Rabu (20/01/2020).

Dimana Fahira Idris Anggota DPD RI, langsung menyerahkan Kondisi Perikanan dan Kelautan di Provinsi DKI Jakarta kepada Menteri KKP RI Edhy Prabowo.

Jakarta itu ada Pulau 1000 yang memiliki Potensi Laut yang sangat tinggi, dari sektor Perikanan luas, hingga wisata bahari yang potesial diberdayakan.

Sebagai Senator DKI Jakarta semua Kondisi tersebut disampaikan langsung kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Edhy Prabowo karena Para Pemilih Fahira Idris di Pulau 1000 terbanyak bahkan Pemenang Suara terbesar di Pulau 1000 ..

Karena itulah, maka Pulau 1000 sudah menjadi Konstituen terbesar Fahira Idris, yuk Ayo bersama Fahira Idris kita bangun Pulau 1000 yang modern, maju Kotanya dan penuh kebahagiaan untuk arganya.

Beda lainnya di Jakarta Utara, itu wilayahnya banyak tempat Kapal, seperti Muara Baru untuk Kapal Besar dan Kalibaru, Cilincing, Marunda untuk Nelayan Kapal Tradisional.

Dan Jangan lupa juga, pemilih Fahira Idris juga Profesinya pengupas kerang hijau di Jakarta Utara dan Buruh lain-lainnya yang ada didalam sektor Perikanan dan Kelautan.

Makanya dari itu, Para Pemilih Fahira Idris yang kebanyakan nelayan tradisional dan itu sangat perlu dijaga, dikawal kebutuhan melautnya dari Kapal, Subsidi Solar, Kartu Nelayan, dan lainnya.

Yuk untuk di laut jangan mempersulit nelayan dengan izin-izin yang memberatkan, nelayan kita harus dijaga dari mulai dirinya dengan asuransi nelayan, dan program pemberdayaan lainnya dari KKP RI.”ungkapnya.

Insya Allah Provinsi DKI Jakarta akan semakin kuat dan akan sinergis dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Edhy Prabowo.”tegas Fahira Idris.

Di wilayah daratan lainnya di Selatan, Pusat, Barat, dan Timur memiliki potensi darat yang besar, kita tebar benih ikan, kita perbanyak Biofok, kita ajak masyarakat Makan Ikan dan Program olahan ikan lainnya seperti Bakso Ikan, Nugget, dan lainnya yg bernilai ekonomis tinggi.”tambahnya.

Tidak lupa Fahira Idris Anggota DPR RI itu menyampaikan sebuah syair yakni,
Ayo kita Jaga Laut,
Kita Lestarikan untuk Masa Depan Anak Cucu kita,

Laut Lestari, Kaya Negeriku
Jaga Nelayan, Jaga Petambak, Jaga Pembudidaya, Jaga Para Pengusaha Ikan dan seluruh yang berhubungan dengan Perikanan dan Kelautan, agar terus maju untuk sektor Perikanan dan Kelautan.

Terakhir, kami mendukung penuh dan jelas langkah Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Edhy Prabowo dengan seluruh Kementrian Kelautan Perikanan RI.”tutupnya. (Monanda Phermana)