Fri. Feb 21st, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Akhirnya, Mantan Dirut Pelindo II Diperiksa di KPK

Rakyatmerdekanews.com, Jakarta – Akhirnya Mantan Direktur Utama Pelindo II,RJ Lino terperiksa oleh penyidik KPK,pada Kamis (23/1/2020).

Seperti dilansir Rakyatmerdekanews.com, RJ Lino,Mantan Dirut itu telah disangkakan tersangkut kasus pengadaan tiga unit Quay Container Crane (QCC). Saat kedatangan ke Gedung KPK,beberapa wartawan mencecer beberapa pertanyaan,namun dia tidak berkomentar terlalu banyak.

“Saya harus hadapi proses ini,”kata RJ Lino. Diketahui kasus RJ Lino ini yang telah berjalan sudah 4 tahun. Kendati demikian sudah disangkan sebagai tersangka pada 15 Desember 2015. Dan KPK pun kembali memanggil dan diperiksa.” Hari ini penyidik KPK periksa tsk RJ Lino sebagai tersangka,”ujar Juru Bicara Bidang Penindakan KPK Ali Fikri, dalam keterangan tertulisnya.

Dalam perkara ini, RJ Lino ditetapkan sebagai tersangka pelanggaran Pasal 2 ayat 1 dan atau Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. KPK belum juga melimpahkan kasusnya ke pengadilan setelah lebih dari 4 tahun Lino menyandang status tersangka.

Kasus korupsi pengadaan QCC di Pelindo II,mencuat saat RJ Lino menjabat Dirut dan HDHM (PT Wuxi Hua Dong Heavy Machinery. Co.Ltd.) adalah perusahaan Cina sebagai penggarap proyek tanpa melalui proses lelang.

Menurut KPK, pengadaan tiga unit QCC tersebut tidak disesuaikan dengan persiapan infrastruktur yang memadai (pembangunan power house), sehingga menimbulkan inefisiensi.

Terdapat potensi kerugian keuangan negara sekurang-kurangnya 3.625.922 dolar AS (sekitar Rp50,03 miliar) berdasarkan Laporan Audit Investigatif BPKP atas Dugaan Penyimpangan Dalam Pengadaan 3 Unit QCC Di Lingkungan PT Pelindo II (Persero) Tahun 2010 Nomor: LHAI-244/D6.02/2011 Tanggal 18 Maret 2011.

Terkait kasus ini, pada November 2019 Wakil Ketua KPK Alexander Marwata sempat mengutarakan pula di tengah Rapat Dengar Pendapat DPR bahwa bukti kasus masih kurang, yakni terkait perhitungan pasti kerugian negara. Hal ini yang kata dia membuat perkara belum dilimpahkan ke pengadilan hingga kini.
Sedangkan pemberitaan sebelumnya oleh Rakyatmerdekanews.com (14/1/2020),telah selesai hasil audit atau perhitungan kerugian negara terkait kasus dugaan korupsi Quay Container Crane (QCC) di Pelindo II yang menjerat Dirutnya, RJ Lino.

KPK sendiri sebelumnya menanti hasil audit investigasi yang dilakukan KPK terkait kasus dugaan korupsi Quay Container Crane (QCC) di Pelindo II. Jika sudah menerima, KPK akan lebih cepat mengusut dugaan kasus tersebut,begitu ungkap Ali Fikri,Plt Juru Bicara KPK,pada Jumat (3/1/2020),kemarin di Gedung KPK. (Delly M)