Fri. Apr 10th, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Nekat Pasang Spanduk Bernada SARA, Akhirnya Pelaku Dibekuk Polda Metro Jaya

Jakarta — Terkait pembuatan dan pemasangan spanduk ajakan demonstrasi menolak Bioskop XXIdi Pusat Grosir Cililitan (PGC) Jakarta Timur, akhirnya Ketua Gerakan Ormas Islam Betawi (GOIB) Andy M. Saleh ditetapkan sebagai tersangka.

“GOIB: Ikutilah Aksi Demo Bela Agama Islam dan Pribumi Menolak Bioskop XXI Dekat Masjid As-Sinah di PGC. Aksi Demo pada hari: Jumat, 17 Januari 2020, Jam: 13.00 WIB (Setelah Sholat Jumat). Bareng-bareng Usir Cina-Cina Brengsek dari Cililitan,” demikian tertulis dalam spanduk yang tersebar di media sosial (medsos).

Spanduk ajakan demo itu diketahui dipasang di sejumlah titik di Jakarta, dan ramai beredar di media sosial. Aksi yang direncanakan pada Jumat (17/1) lalu itu batal digelar.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan penetapan tersangka terhadap Andy dilakukan pada Selasa (21/1). Sehari kemudian, Andy ditangkap di rumahnya di wilayah Kramat Jati, Jakarta Timur. Saat ini, Andy menjalani masa penahanan di Rutan Polda Metro Jaya.

“Yang bersangkutan sudah kita periksa, pasal sudah memenuhi dan sekarang AMS (Andy M. Saleh) ditetapkan tersangka dan kita tahan yang bersangkutan,” kata Yusri di Polda Metro Jaya, Kamis (23/1).

Dari hasil pemeriksaan sementara, kata Yusri, Andy membuat spanduk tersebut karena didorong persoalan ekonomi.

“Masih didalami lagi motifnya karena pengakuannya masalah ekonomi,” ujarnya.

Atas perbuatannya, Andy dikenakan Pasal 156 KUHP, Pasal 55 KUHP, Pasal 16 Juncto Pasal 4 huruf b Undang-Undang Republik Indonesia tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dengan ancaman hukuman penjara selama lima tahun.

Sebelumnya, Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya sempat memeriksa Andy terkait spanduk ajakan demo tersebut. (Fachri/Hanny)