Tue. Apr 7th, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Pelindo I : Tidak Ada Penyulingan BBM

Rakyatmerdekanews.com, Jakarta – Diduga informasi yang didapat, sekaligus diterjemahkan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kanwil Kepulauan Riau (Kepri), yang akhirnya mengeluarkan Surat Operasi Penangkapan (SOP),terhadap kapal KT Sei Deli III,milik Pelindo I Batam,Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dan ditenggarai melakukan penyulingan (kencing),kini tertahan sebagai bentuk pengawasan,begitu keterangan Sumarna Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi KPU Bea dan Cukai Tipe B yang diperoleh Rakyatmerdekanews.com. Dan penangkapan kapal KT Sei Deli III oleh BC Kanwil Kepri yang membawa minyak ilegal dan diduga hendak dijual ke kapal Singapura dengan nama TB Celebas,pada Senin (20/1/2020),kemarin. Namun demikian hal ini dibantah pihak manajemen Pelindo I,bahwa tidak ada penyulingan atau transfer Bahan Bakar Minyak (BBM) dari kapal ke kapal.

SVP Sekretaris Perusahaan Pelindo I kepada Rakyatmerdekanews.com,Kamis, (23/1/2020) mengatakan, kapal KT Sei Deli III adalah milik Pelindo I dan terpriksa Patroli BC Kanwil Batam telah melakukan pemindahan bahan bakar untuk kapal TB Celebes,juga milik Pelindo I.”Kapal KT Sei Deli III itu jenis kapal tunda (Tughboat) dan digunakan sebagai sarana pelabuhan untuk membantu memandorkan kapal ke dan dari dermaga. Serta melaksanakan pelayanan untuk kegiatan STS (Ship to Ship). Dan perlu dikatahui KT Sei Deli III saat itu sedang melakukan transfer bahan bakar pada kapal TB Celebes,yang juga milik Pelindo I,”kata M Eriansyah. Lebih jauh,M Eriansyah mengutarakan,jenis bahan bakar tersebut untuk kebutuhan sendiri dan digunakan untuk mesin dan listrik.

“Kami melakukan Kerjasama Operasi (KSO) dengan kapal TB Celebes sejak Agustus 2019. Tujuannya untuk memperkuat pelayaran pemanduan di Pelabuhan Nipah,”ungkapnya.

Perlu diketahui Pelindo I telah menerapkan Good Corporate Gevenance (GCG). “Juga mematuhi aturan dan ketentuan regulasi yang berlaku di wilayah kerjanya,”imbuh SVP Sekretaris Perusahaan M Eriansyah dan didampingi Generala Manager (GM) Cabang Batam,Pasogit Satrya Simanugkalit.

Adapun kegiatan operasional yang dilakukan Pelindo I dalam pengelolaan STS di Nipah telah terdukung izin Pusat Logistik Berikat (PLB),sesuai keputusan Menteri Keuangan RI No.Kep-01/KPU.02/2019,tentang penetapan tempat sebagai Pusat Logistik Berikat dan Pemberian izin penyelenggara Pusat Logistik Berikat kepada PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) yang menunjuk Pelindo I sebagai Pusat Logistik Berikat (PLB),serta memberikan izin penyelenggara PLB.

“Tujuannya tidak lain mengupayakan peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) ke kas negara melalui Pelindo I,”ungkapnya. Oleh karena itu,setiap kapal yang dikelola Pelindo I tersedia izin resmi dan lengkap termasuk operasional kapal dan pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan terbayar setiap tahun. Pelindo I sendiri miliki 6 kapal tunda dan 5 kapal pandu dan beroperasi di wilayaj Kepulauan Riau. Meliputi,Batuampar,Kabil,Tanjung Uncang dan Nipah dengan tujuan keselamatan berlayar.

“Kami hormati proses pemeriksaan dan penelitian untuk kapal KT Sei Deli III yang sedang dilakukan pihak BC,serta kami yakin pemeriksaan ini dapat ditangani sebaik-baiknya.Dan Pelindo I melakukan operasional sesuai penugasan kepada kami secara resmi sebagai operator pelabuhan,”ungkap M Eriansyah kepada Rakyatmerdekanews. (Delly M)