Fri. Feb 21st, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Gubernur Ganjar Mendadak Jadi Pemain Barongsai

SEMARANG – Penampilan barongsai saat perayaan Imlek mungkin hal yang biasa. Tapi menjadi unik jika pemainnya seorang gubernur.

Peristiwa itu terjadi di Kelenteng Sam Poo Kong Kota Semarang, Sabtu (25/1). Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berhasil membuat ribuan warga tergelak dengan polahnya memainkan kesenian khas Negeri Tirai Bambu itu.

Ganjar yang saat itu hadir memeriahkan perayaan Imlek di Sam Poo Kong awalnya hanya berdiri menyaksikan atraksi barongsai. Namun tiba-tiba ia bergerak maju kemudian meminjam kepala barongsai dari pemainnya.

Alhasil, Ganjar yang memainkan barongsai berwarna hitam itu melenggak-lenggok bak pemain profesional. Goyangannya santuy dan membuat para pejabat langsung berdiri sambil tepuk tangan.

Momen itu tak disia-siakan Ganjar. Ia pun langsung menuju ke tenda VIP sambil membuka mulut barongsai di hadapan para pejabat, salah satunya Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu. Tujuannya, meminta angpao.

“Tibake angel (ternyata sulit), sing marakke ewer-ewer ra ketok (yang membuat bisa membuka mulutnya ndak kelihatan). Saya tadi bingung gimana cara memainkan agar mulutnya kebuka dan matanya berkedip,” kata Ganjar ditemui usai acara.

Meski hanya sebentar, namun Ganjar menyadari bahwa bermain barongsai tidaklah semudah seperti yang terlihat. Butuh skill dan kekompakan agar menghasilkan pertunjukan menarik.

Ganjar awalnya kaget saat pemain bagian belakang memegang pinggangnya. Setelah itu dia sadar, bahwa pemain belakang itu siap mengangkat Ganjar untuk mempertunjukkan atraksi menarik.

Ternyata itu agar siap untuk mengangkat sebagai bentuk atraksi. Yo aku ora iso (ya saya tidak bisa). Sing tak tunggu angpaone (yang saya tunggu angpaonya), sayang ndak dapat,” tegasnya sambil tertawa.

Lebih lanjut Ganjar mengatakan, kekayaan budaya dari agama, suku, ras dan golongan di Indonesia sangat berlimpah. Setiap mereka, memiliki tradisi, seni dan budaya menarik.

“Seperti saat Imlek ini, ditunjukkan seni budaya dari Tionghoa yang disambut meriah masyarakat. Ini bagian dari kekayaan kita yang harus kita rawat dan lestarikan,” tambahnya. (Tim)