Tue. Apr 7th, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Menkeu: Kebijakan Fiskal dalam Antisipasi Ketidakpastian Global

JAKARTA – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati kembali menegaskan, sebagai alat kebijakan, APBN melalui pajak, penerimaan, belanja dan pembiayaan dapat mempengaruhi konsumsi, mempengaruhi investasi dan mendorong atau mempengaruhi ekspor impor.

Keuangan negara bisa mempengaruhi itu, namun bukan satu-satunya alat untuk mencapai tujuan bernegara. Hal ini ditegaskan Menkeu Sri Mulyani dalam kegiatan Kuliah Tamu pada mata kuliah Kebijakan Pembangunan Ekonomi Indonesia di Gedung MPKP FEB UI Salemba dengan topik “Kebijakan Fiskal dalam Antisipasi Ketidakpastian Global”, Senin (3/2).

Lebih jauh Menkeu mengungkapkan, kebijakan moneter, kebijakan di sektor perdagangan, industri, investasi, tenaga kerja, kebijakan tentang lingkungan, kebijakan tentang regional development adalah semua kebijakan fiskal melalui APBN.

Pengelolaan keuangan  negara Republik Indonesia berubah total semenjak diadopsinya Undang-Undang (UU) Keuangan Negara, UU Perbendaharaan Negara dan UU mengenai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada tahun 2003-2004.
Dengan UU tersebut, Indonesia tidak lagi menggunakan UU jaman penjajahan Belanda, namun mengikuti praktek-praktek pengelolaan keuangan negara seperti negara-negara di dunia, pungkasnya. (Red)