Tue. Feb 25th, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Terkait Adanya KPPI Versi Musda, Sudah Dimediasi Di DPD Jabar Dan Sempat Islah

Rakyatmerdekanews.com – Kota Tasikmalaya – Usai adanya penjelasan dari DPD KPPI Jawa Barat, Bahwa Tidak adanya Musda ditingkatan daerah dan tidak menerima hasil Musda yang dilakukan oleh KPPI Kota Tasikmalaya, DPC KPPI Kota Tasikmalaya kembali ke aktifitas biasanya,selanjutnya dilakukanlah forum komunikasi dan sudah memberitahukan kepada semuanya yang masih mau menjadi anggota KPPI Kota Tasikmalaya dibawah kepemimpinannya (Namina Nina SH-red) di silahkan Menghubungi Jaringan Pribadi menalaui Nomer Whatshapnya dan diberikan waktu sampai tanggal 29 desember 2018

Ketua KPPI Kota Tasikmalaya Nina Namina mengatakan akan tetapi rekan rekan lama Heni cs yang bersikukuh ingin Hasil Musda diakui dan yang lainya tidak ada menghubungi, namun pun ada telepon pengen ketemu akan tetapi permintaanya ingin melegalkan hasil musda, disana kami berangkat ke jawa barat dan bertemu langsung dengan Ketua KPPI Jawa Barat dan tetap Surat Keputusan yang berlaku itu SK ibu nina. saya beritahu rekan rekan (Heni CS) namun mereka tidak menerima akhirnya heni cs ingin bertemu ke pengurus Jawa Barat.”Ujar Namina Nina

Sambung Namina Nina , selanjutnya ada mediasi langsung oleh ketua dan sekretaris DPD Jawa Barat, dan tetap pengurus jabar menjelaskan kalau KPPI Kota Tasikmalaya yang masih berlaku itu adalah SK kepengurusan dibawah kepemimpinan dirinya yang jabatanya satu tahun lagi dengan dikaitkan dengan hasil rakernas jakarta bahwa hasilnya kepengurusan KPPI Kota Tasikmalaya disamakan jabatannya dengan presiden artinya 5 tahun, setelah dimediasi oleh DPD Jawa Barat antara Anggota yang menginginkan disahkannya Hasil Musda dengan Kepengurusan Namina Nina, akhirnya ada islah dan dokumentasinya sudah ada bahkan kita bersalaman dan berpelukan disana dan sudah tidak ada masalah lagi.”Tandas Ketua KPPI Kota Tasikmalaya Namina Nina. Kamis (13/02/2020)

Namina Nina menambahkan ,usai dimediasi oleh DPD KPPI Jawa Barat disana dikira sudah tidak ada masalah lagi, dan tiba tiba ada pertemuan kembali di rumahnya ipah dan dari sana terus membuat persaingan tidak sehat dari group, heni cs anak saya dan adik adik saya mereka punya potensi ,saya ingin ada regenerasi tidak mungkin saya menjabat terus dan rakus jabatan.”Pungkas Namina Nina

(D.SUHENDAR)