Sat. Mar 28th, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

DitresNarkoba Polda Malut Dan Bea Cukai Ternate Ungkap Tupperware Isi Ganja


RakyatMerdekaNews.com – Ternate –
Direktorat Reserse Narkoba (Ditres Narkoba) Polda Maluku Utara (Malut) bekerjasama dengan Bea Cukai Ternate amankan satu mahasiswa yang berinisial FHMDS alias Unda (20) dalam kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis ganja.Hal ini di katakan oleh Direktur Reserse Narkoba (DiresNarkoba) Kombes Pol Setiadi Sulaksono saat prees realese di aula Kieraha Polda Malut. (17/02/20)

Kombes Pol Setiadi Sulaksono yang di dampingi oleh Kabid Humas Polda Malut,AKBP Adip Rojikan dan Kepala kantor Bea Cukai Ternate ,Dicky Hadi Pratama mengatakan bahwa pihaknya dan bea cukai berhasil menangkap FHMDS alias Unda yang akan mengambil kiriman satu buah Tupperware ukuran 22×15 cm yang berisi bungkusan plastik
yang didalamnya berisi daun dan biji diduga Narkotika jenis ganja dengan berat 950 Gram ( 9,5 ONS ).

“Penangkapannya di lakukan pada saat FHMDS alias Unda akan mengambil kiriman paket barang haram jenis ganja tersebut di lingkungan Kantor Jasa Pegiriman barang J&T Koloncucu Kelurahan Toboleu, Kecamatan Ternate Utara. Atas kasus ini tersangka akan dikenakan dengan pasal Pasal 114 Ayat (1) dan Pasal 111 Ayat (1), UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,”paparnya.

Sementara itu Kepala kantor Bea Cukai Ternate ,Dicky Hadi Pratama menjelaskan bahwa Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sebagai salah satu institusi pemerintah di bawah Kementerian Keuangan yang secara garis besar memiliki 2 fungsi utama yaitu Pengawasan dan Pelayanan.

” Salah satu fungsi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yaitu sebagai Community Protector bertujuan untuk melindungi masyarakat dari barang-barang yang berpotensi besar membahayakan kehidupan bangsa, baik pada sektor ekonomi, keamanan, ketertiban umum, kesehatan, lingkungan hidup dan lain sebagainya,” jelasnya.

Ia menerangkan bahwa untuk menjalankan fungsi tersebut di atas bea cukai bersinergi dan koordinasi dengan penegak hukum terkait baik dari POLRI, TNI, BNN, BPOM dan penegak hukum lainnya. Termasuk Program “Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN)” dimana Direktorat Narkoba dan Bea Cukai terlibat didalamnya bersama BNN.

“Untuk kewilayahan Maluku Utara, Bea Cukai Ternate menjalin Sinergi dan Kerjasama dengan Direktorat Narkoba POLDA Malut. Dan dalam pengungkapan kasus narkoba seperti ini diharapkan dapat meyelamatkan anak bangsa dari dampak negatif yag ditimbulkan seperti kerusakan fungsi otak dan tumbuh kembang normal remaja, gangguan kesehatan, gangguan mental dan perilaku sosial, merosotnya Nilai dan Norma, serta menjadi pemicu kejahatan, kekerasan dan kriminalitas,” terang Dicky.

Lanjut Dicky,dirinya berharap kedepannya kerjasama dan sinergitas ini terus berlanjut dan makin solid guna mencegah peredaran gelap narkotika di daerah Maluku Utara dan menyelamatkan lebih banyak generasi bangsa.

“Dalam memerangi musuh negara seperti narkoba ini kerjasama antar instansi terkait sangat penting karena untuk mencegah peredarannya harus bersama – sama, tidak bisa di lakukan sendiri – sendiri sebab ini musuh bersama ,” tutupnya.(Arief)