Tue. Sep 22nd, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Hadapi Banjir, Ini Kiat Yang Dibagikan BNPB

Rakyatmerdekanews.com, Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membagikan kiat mengantisipasi dampak hujan deras yang mengakibatkan datangnya banjir yang beberapa waktu terakhir yang kerap terjadi di berbagai kawasan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana BNPB Agus Wibowo mengatakan, Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan jika air mulai naik. Pada saat air di sekitar mulai naik dan mengkhawatirkan, warga agar mematikan semua jaringan listrik dan mencabut alat-alat yang masih tersambung dengan listrik. Selain itu, jangan menyentuh peralatan yang bermuatan listrik apabila berdiri di atas atau dalam air, kata Agus di Jakarta, Senin (24/2/2020).

Apabila harus berjalan di air, lanjut dia, pada pijakan yang tidak bergerak. Gunakan tongkat atau sejenisnya untuk mengecek kepadatan tempat berpijak.

Jika ada perintah evakuasi dan harus meninggalkan rumah, jangan berjalan di arus air. Beberapa langkah berjalan di arus air dapat mengakibatkan jatuh, terangnya.

Agus memandang penting bagi masyarakat Jabodetabek untuk membawa tas siaga bencana untuk 3 x 24 jam. Bagi warga yang sehat, dia mengimbau mereka agar dapat mendampingi anggota keluarga yang rentan/manula/berkebutuhan khusus ke tempat yang aman yang diarahkan oleh RT, RW, atau petugas terkait sebagai langkah awal jauh sebelum air banjir meningkat.

“Jangan mengemudikan mobil di wilayah banjir. Apabila air mulai naik, abaikan mobil dan keluarlah ke tempat yang lebih tinggi. Apabila hal ini tidak dilakukan, Anda dan mobil dapat tersapu arus banjir dengan cepat,” ujarnya.

Juru bicara BNPB juga mengingatkan kewaspadaan masyarakat untuk tidak mendekati saluran atau tempat melintasnya air yang kemungkinan akan dilalui arus deras. Sebab, kerap kali banjir bandang tiba tanpa peringatan.

“Jika memerlukan informasi dan dukungan penanggulangan bencana dapat menghubungi call center BNPB (021) 51010 112, Basarnas 115, BPBD DKI Jakarta 112,” katanya.

Agus juga mengingatkan, sementara itu kewaspadaan bencana di tingkat keluarga agar menghindari risiko dampak banjir. Untuk itu, perlu memperhatikan beberapa langkah, seperti memastikan gas, instalasi listrik, dan dokumen penting dalam kondisi aman.

“Siapkan tas siaga bencana untuk 3 x 24 jam dan pastikan jalur evakuasi keluar rumah tidak terhalang perabot rumah tangga,” katanya. (And)