Wed. Apr 1st, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Diprediksi Hasil Usaha 2020 Menurun, Kuatkan Perbaikan Dermaga TPK Koja

Rakyatmerdekanews.com,Jakarta – Kerjasama Operasional Terminal Petikemas Koja lantaran kepemilikan saham terbelah antara IPC-Hutchison,menimbulkan dalam perbaikan infrastruktur seperti penguatan dermaga akan terganggu kedatangan kapal. Bahkan Manajemen TPK Koja dalam rapat kerja,telah meminta kontraktor yang telah memenangkan lelang,menyesuaikan jadwal perbaikan. Tidak lain untuk memperhitungkan jadwal penyandraan kapal sesuai window yang ada. Dan tidak mengganggu kedatangan kapal yang akan sandar di Terminal TPK Koja,”kata Safuan Sekper,usai merayakan ulangtahun TPK Koja ke-22,pada Rabu (26/2/2020),di Jakarta.

Menurutnya lagi,selain penguatan dermaga,juga akan tersedia alat berupa crane type super post panamax sebanyak tiga unit guna mendukung kinerja bongkar muat petikemas yang saat ini berkapasitas 1 juta TEUs.

Hal itu dikarenakan penguatan dermaga sepanjang 600 meter dan beroperasinya tiga unit crane canggih pada tahun 2022, ditargetkan manajemen TPK Koja, throughput terminal petikemas dapat teralisasi.”Dan tidak ada pemindahan arus bongkar muat barang di JICT. Kita lakukan melalui tahapan,”ungkap Saufan yang didampingi Kahumas Capt Didit S dan Agus S.
Sedangkan Crane Super Post Panamax tidak lain mengantisipasi kunjungan kapal yang trennya semakin besar. Seperti OOCL di TPK Koja memakai kapal generasi IV, dengan volume 18 ribu sampai 20 ribu TEUs perbulan.

TPK Koja merencanakan menambah fasilitas eRTG dan head truck pendukung operasional bongkar muat TPK Koja yang harus menyesuaikan container crane super post panamax jangkauan row 27.”Kedepan on going tahun 2022 terencana secara sistimatis dan tentunya akan diwujudkan,”imbuhnya.(Delly M)