Wed. Apr 1st, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Babinsa Alu-aluh Bersama Anggota Polsek Amankan Pengedar Shabu

MARTAPURA – Babinsa Koramil 1006-11/ Aluh-aluh Sersan Kepala Bahril bersama Kapolsek dan Bhabinkamtibmas mengamankan dua orang terduga pelaku pengedar Narkoba di wilayah Kecamatan
Aluh- aluh, Martapura Kabupaten Banjar, Jumat ( 28/2/2020).

Dua pengedar tersebut berinisial . HB (31) Desa Bunifah Rt.02 Kecamatan Aluh – Aluh dan JJ (28) juga warga Desa Bunifah Rt.02 Kecamatan Aluh-aluh Martapura Kabupaten Banjar.

Bahril saat kejadian menuturkan, penangkapan terduga pelaku pengedar narkoba sudah jauh sebelum mendapat informasi dan laporan warga desa yang dibinanya.

Menurutnya, selama sepuluh hari ditelusuri, juga dilakukan komsos dan anjang sana dengan warga setempat memang benar berdasarkan laporan yang diterima ada warga sejak lama melakukan aktivitas peredaran barang haram tersebut.

Diwaktu yang tepat ketika tersangka kembali ingin bertransaksi, namun belum ada pembeli menghampirinya , pihaknya mendapat laporan jika akan ada transaksi.

Laporan diterima kepihak Polsek bersama-sama langsung melakukan penggerebekan di rumah orang tua terduga pelaku.

“Setelah dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti berupa narkotika jenis sabu-sabu sebanyak
10 paket didalam kotak kecil warna merah yang di simpan disusunan lipatan baju dilemari” terangnya.

Terpisah, saat dikonfirmasi melalui ( Via) telepon Komandan Kodim 1006/Martapura Letkol Arm Siswo Budiarto S.I.P.,M.M.,M.I.,Pol membenarkan dan memberikan apresiasi kinerja aparat Kepolisian dan pihaknya yang bersinergi dalam Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) khususnya di wilayah Kabupaten Banjar

Menurutnya, langkah P4GN memang harus dilakukan dengan melibatkan semua pihak secara bersama-sama sehingga dapat memperkecil ruang dan gerak para pelaku pengedar maupun penyalahguna narkotika.

“Ini harus dilakukan, minimal memperkecil atau membatasi penyalahgunaan dan peredaran narkotika mulai dari skup terkecil yakni keluarga.

“Memang Babinsa harus melindungi masyarakat, tapi yang positif, nah kalau seperti ini pengedar bahkan pun jika disangkakan pemakai, kan jadi repot, yang jelas mereka merusak generasi muda” tegas Siswo.

“Inilah gunanya Komsos dan teritorial bagi Babinsa, kedekatan dengan warga harus melekat, bantu warga didesa, menjaga ketertiban dan kenyamanan tetep kondusif” pungkas Dandim.