Tue. Jun 2nd, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Disprindag Didampingi Dandim Martapura Pantau Kenaikan Stok Sembako

MARTAPURA – Dandim 1006 Martapura Letkol Arm Siswo Budiarto S.I.P, M.M, M.I, Pol di dampingi Kepala Disprindag Kabupaten Banjar I Gusti Made Suryawati, Pasi Ter Kapten Inf Syafril Anwar dan Pasi Log Kapten Cba Teguh, melakukan pantauan harga sembako di pasar maupun pertokoan Pasar Batuah Martapura, Jum’at ( 20/3/2020)

Dandim 1006 Martapura bersama jajaran Koramil terus melakukan pemantauan  secara intensif ke pasar-pasar di Pasar Batuah Martapura.

“Kegiatan ini merupakan upaya dalam rangka menjaga stabilitas harga sembako di pasar-pasar tradisional, karena pada situasi seperti ini sangat rentan dimanfaatkan pihak tertentu dalam mengambil keuntungan sepihak.

Situasi seperti ini rawan dan rentan, jelang Puasa dan Lebaran, apalagi animo masyarakat terkait Civid -19

Ada beberapa sembako naik secara seknifikan, terutama Gula pasir dan Bawang melambung harga, semula sebelumnya gula pasir perkilo gram 14.000 rupiah secara bertahap naik 18.000 ribu.

Juga bawang putih melonjak naik 40.000 ribu per kilogram, ayam potong per ekor 50.000 ribu juga naik , semua melihat situasi akan berubah.

Menurut pengakuan Hj.Rahmani pedagang sembako harga sudah terlihat naik didapat dari distributor kepedagang, secara otomatis kami pedagang juga naik, tidak mesti hari ini saja, nanti beberapa hari kedepan turun apa naik tergantung mereka.

Bawang baru naik tidak bersamaan,
Rahmani kembali menuturkan selain dagangannya naik juga sangat perihatin dengan warga, kasihan pembeli tidak bisa belanja, juga kami sebagai pedagang akan merugi karena dapat dipastikan tidak laku, karena kemahalan.” Ucapnya”

Kembali Dandim menegaskan kepada Distributor bahwa
apabila terdapat pelanggaran seperti penimbunan sembako secara sepihak, maka dirinya akan berkoordinasi dengan bulog, Polres Banjar serta Pemerintah Daerah, untuk melakukan  tindakan tegas mengatasi oknum-oknum nakal tersebut.

Danramil dan juga Babinsa sudah kita minta untuk terus berupaya melakukan pemantauan tempat penggilingan beras dan gabah petani di wilayah masing-masing, sehngga harga jual hasil pertanian mereka tetap sesuai dengan harga yang ada di pasar,” tutupnya

Kepala Dinasprindag Kabupaten Banjar I Gusti Made Suryawati mengatakan pihak terus melakukan pemantauan, terkait harga sebagian sembako naik itu karena antara pedagang dan distributor.

“Kami tidak boleh lengah karena kebutuhan sembako naik akan menindak lanjuti hal tersebut.
Inikan jelang Puasa dan lebaran ditambah lagi adanya himbauan pemerintah ada Civid -19” terangnya.

Langkah ini akan kita ambil untuk ke distributor karena dari sana bermula harga. Hari ini kami bersama Dandim Martapura Observasi ke gudang stok gula Benteng Asia sejahtera, ditemui para petugas administrasi bahwa gula tidak ada keanaikan harga jual tetap 15.800. (Ikh)