Wed. Apr 1st, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Penyebaran virus Covid-19, Pemkot Tasikmalaya Tingkatkan Kejadian Luar Biasa

Rakyatmerdekanews.com- Kota Tasikmalaya – Terkait Update Copid 19 yang berasal di Wilayah Kota Tasikmalaya, Pemerintah Kota Tasikmalaya yang dipimpin Langsung Oleh Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman lakukan Conprensi Pers dengan Sejumlah Awak Media yang dilaksanakan didepan Pintu Balai Kota Tasikmalaya.Rabu (25/03/2020)

Wali Kota Tasikmalaya Drs.H.Budi Budiman didepan Wartawan mengatakan, sampai saat ini ada 116 Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan 18 orang sudah dinyatakan sehat, sementara sisanya 98 dalam pemantauan, mereka (ODP) tidak dirawat tapi dirumahnya masing masing dan masih dalam pemantauan para petugas kesehatan setiap hari untuk melihat perkembangnnya”ucap Budi

Lanjut H.Budi, untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tercatat ada10 orang yang ditetapkan dan satu orang sudah selesai serta tiga orang sudah pulang namun dalam pemantauan, kondisi Covid-19 di Kota Tasikmalaya sangat memprihatinkan, karena hasil dari labolatorium RS Hasan Sadikin, tiga orang dari lima sempling yang diserahkan adalah dua negatif dan satu positif Covid-19, lalu dua lagi masih menunggu hasil dari lab kesehatan di Bandung.”Ujar H.Budi Budiman.

H.Budi menambahkan setelah adanya warga Tasikmalaya dengan hasil positif, sesuai dengan keputusan Menteri kesehatan no HK 0107/Menkes 104 tahun 2020, tentang penetapan virus Corona sebagai penyakit yang dapat menimbulkan wabah. Upaya penanggulangannya, maka sepakat kepala daerah dan muspida serta tim gugus tugas sudah menetapkan Kota Tasikmalaya dalam statusnya menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB), tidak hanya siaga lagi menjadi tanggap darurat.

Walikota Tasikmalaya H.Budi Budiman berharap kesadaran masyarakat, jangan sampai kemampuan medis Tasikmalaya tidak mampu melayani, karena banyaknya yang harus dilayani dengan salah satu strategi yang efektif adalah Social Distancing (jaga jarak) diantara masyarakat dan menghindari kerumunan, karena bisa memotong rantai penyebaran virus itu sendiri, termasuk menyiapakan APD (Alat Pelindung Diri), Anggarannya pun sedang diupayakan dari dana tanggap darurat dan dana sesuai dengan peraturan kementerian keuangan yang termasuk ruang isolasi baru, akan ada dua titik lokasi yang akan dihubungi, agak terisolir dari masyarakat untuk dijadikan ruang isolasi. Dari kepolisian pun maklumat untuk kegiatan hiburan ditutup sampai batas yang sudah ditentukan disana, demi keselamatan warga masyarakat Kota Tasikmalaya,” pungkas H.Budi Budiman

D.SUHENDAR