Wed. Apr 1st, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Purworejo Terus Berusaha Terbebas Dari Covid -19

RMNews.com, Purworejo — Purworejo sampai saat ini terus berjuang agar terbebas dari Covid -19. Hal tersebut dilakukan pula oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga kerja dengan mengirim surat edaran ke sepuluh perusahaan BUMN/ BUMD , yayasan, koperasi dan usaha lainya. Surat Edaran Penegasan Covid – 19 dilayangkan sejak (16/3/2020) dengan No 440/295.

Hal tersebut untuk menindak lanjuti surat dari Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi Propinsi Jawa tengah No 440/1644 tanggal 16 Maret 2020.

Isi surat edaran tersebut yaitu : Memastikan perusahaan telah mengikuti protokol kesehatan dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona (Covid – 19) bagi seluruh karyawan saat memasuki tempat kerja melalui cek suhu kesehatan dengan alat deteksi suhu tubuh, hand sanitize, sabun cuci tangan.

Karyawan dalam kondisi demam, batuk dan pilek tidak diperbolehkan masuk ke lingkungan pekerjaan, tidak diijinkan menggunakan karpet. Perusahaan diharapkan menerapkan shift , supaya tidak terjadi penumpukan karyawan.

Diadakan posko pencegahan virus corona( Covid -19). Poliklinik Perusahaan melapor ke Hotline Dinkes.Propinsi Jawa tengah dengan nomor telpon 024- 3580713 / 08231600560.

Sedangkan Perusahaan yang punya Tenaga Kerja Asing (TKA) untuk menunda reschedule perjalanan TKA tersebut ke luar negeri dan membatasi kunjungan ke perusahaan.

Surat edaran tersebut ditanda tangani oleh Ka dinas Tenaga kerja dan Perindustrian Kabupaten Purworejo Gathot Suprapto SH.

Dikatakanya ,semua kegiatan pengiriman calon tenaga kerja dihentikan , termasuk Balai Latihan Kerja untuk sementara kegiatannya juga dihentikan.” Job fair yang semula direncanakan bulan ini juga ditunda sampai waktu yang belum dipastikan,” ungkapnya.

Sementara itu dinas tersebut telah menerima laporan dari PPPMI( Perusahaan Pengerahan Pekerja Migran Indonesia) menyebutkan bahwa data kepulangan TKI ke Purworejo per 1 – 24 Maret 2020 sebanyak 23 orang dari Malaysia, Singapura ,Taiwan ,Hongkong. “Hal tersebut akan segera kami laporkan ke dinas Kesehatan,” jelasnya.

Mengenai 6 tenaga kerja asing asal Korea yang bekerja di PT Alami Jaya di Desa Harjobinangun ,Kecamatan Grabag adalah para pekerja TKA yang sudah lama bekerja di perusahaan tersebut. Namun ada satu orang yang datang belakangan namun kondisinya dinyatakan sehat.

Hal itu dijelaskan untuk menepis adanya rumor dari masyarakat setempat yang khawatir keberadaan TKA tersebut. “Hingga kami perlu menjelaskan kalau para TKA itu sudah lama bekerja di perusahaan PT Alami Jaya dengan surat ijin tinggal/kerja yang lengkap dan kondisi mereka sehat,” jelas Gathot menandaskan. (A/Kun).